Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2013

MBA (Married By Accident) ?

MBA (Married By Accident) ? MBA (Married By Accident), mas, beneran mau ngebahas topik ini? Enggak kok, kali ini saya enggak mau nulis tentang Married By Accident yang udah banyak terjadi di sekitar kita, lho, kita? mas aja kali! Maaf, maksud saya sering kita jumpai di tempat yang jauh dari lingkungan kita, secara kita kan orang baik-baik (baca: semoga termasuk orang baik-baik dan selalu begitu). Sebenarnya, bahasan tentang Married By Accident bagus juga untuk diangkat menjadi sebuah tulisan, tapi sayangnya kali ini ada topik yang rasanya lebih pas untuk dituangkan dalam secarik kertas, maksud saya sebuah postingan :D. Masih tetap MBA, tapi bukan Married By Accident melainkan Mari Budayakan Apresiasi . Sesuai dengan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia ): ap·re·si·a·si /aprésiasi/ n 1 kesadaran thd nilai seni dan budaya; 2 penilaian (penghargaan) thd sesuatu; 3 kenaikan nilai barang krn harga pasarnya naik atau permintaan akan barang itu bertambah;. Pada tulisan kali ini, def

Banyak anak banyak rejeki? Banyak panggilan banyak ….!

Masih ingatkah kamu dengan pernyataan orang-orang terdahulu yang menyebutkan bahwa banyak anak banyak rejeki? Entah benar atau tidak karena saya sendiri belum memiliki anak #masih lama bro, tapi secara umum pernyataan tersebut gampang terpatahkan, terlebih di keadaan seperti sekarang ini dimana kebutuhan hidup makin mahal ketimbang beberapa dekade belakangan #emang iya? Banyak anak banyak rezeki, mungkin benar juga, tapi rejeki buat si anak karena memang rezeki tiap orang sudah diatur. Oke, daripada ngebahas anak mending ngebahas pernyataan lain tentang panggilan. Banyak panggilan banyak rezeki , setuju? Bisa iya bisa tidak, di ini saya bakal nunjukin bahwa banyak pernyataan yang enggak bisa diterapkan di semua kondisi. Banyak panggilan banyak rezeki mungkin memang benar, contohnya bila anda adalah seorang pedagang, sebut saja tukang bakso keliling, tentu setiap panggilan yang tertuju pada anda adalah sebuah rezeki, bang bang…beli baksonya bang , nah lho, rezeki kan?. Nam

Jomblo? You are the one of my inspirations

Jomblo , sebuah film inspiratif menurutku pribadi. Sebuah film yang aku tonton pada tahun 2006 dengan cerita empat sekawan di salah satu universitas negeri di Bandung. Cinta, cita, persahabatan, dan pengkhianatan seakan bisa didapatkan dalam alunan cerita yang disampaikan film tersebut. Film ini inspiratif bagiku secara pribadi, banyak quote yang sangat kuingat sampai sekarang. Film ini pula yang membuatku seakan familiar dengan kampus tempatku belajar sekarang dan parahnya aku baru menyadari bahwa salah satu tempat pengambilan gambar film tersebut memang di kampusku. Film ini menyajikan empat karakter orang yang berbeda-beda, pantas saja bila film ini bisa dicerna oleh banyak orang terlebih yang melihat representasi dirinya dalam film tersebut.   Ada yang super duper gampang buat ngedeketin cewek, ada yang sok tau banget soal cewek, ada yang takutnya setengah mati buat nyatain cinta, sampe yang enggak jelas pun ada. Trus representasi abang di film itu siapa? Agus, Dony, Oli

My First English Poetry

N o one else girl in my heart O n my day, it was only fille d by thin k ing of you V ery deep feel of me for you A n abstract bond between us L ong distance separates us A hope of my heart is besides you I n every time that I spent, you always come to my mind L oving you is such happiness A ny girl isn’t comparable to you T o stay away too long from you is pain U nafraid, I will protect you L ove is you R ight, I’m sure my choice was right, you are my choice and I’m happy with you

Hati Bukan Batu

Bagaimana bisa kau bilang menang itu segalanya kalau kau pernah kalah Bagaimana bisa kau bilang sendiri itu enak kalau kau tak pernah menjalin hubungan Bagaimana bisa kau bilang sendiri lebih nyaman bila kau tak pernah denganku Mawar tetap mawar, walau indah, namun berduri Hati tetaplah hati, bukan batu yang tak pernah tersakiti # hatI bukan batu -20.08.2011