Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2015

Mendaki Everest Informatika ITB

Sejujurnya, tiga tahun berkuliah di ITB bukan waktu yang sebentar, tapi tak juga terasa sangat lama ketika memang kita menjalaninya dengan berbagai hal. Ternyata, saya sudah sampai di penghujung tingkat III yakni di semester VI. Hanya butuh beberapa waktu lagi hingga akhirnya saya harus menempuh perjalanan baru yakni tingkat akhir atau semester VII dan VIII. Katanya sih Katanya sih kuliah di Informatika ITB itu berat. Apakah benar demikian? Benar! Hahaha. Anehnya, hari-hari biasa adalah hari-hari sibuk sedangkan minggu ujian adalah hari yang menyenangkan terlebih ketika semester VI ini. Ketika ujian justru makin gencar main volly bersama dan lain sebagainya. Jujur saja, di hari biasa, tugas kecil, tugas besar, dan sebangsanya sangat banyak. Bukan lagi satu mata kuliah satu tugas besar tapi bisa jadi satu mata kuliah beberapa tugas besar dan hampir semua mata kuliah memiliki tugas besar ataupun milestone tugas besar dalam waktu yang cukup berdekatan Alhasil, begadang! Hahaha.

Hijrah

Hijrah Akhir semester VI adalah awal dari kisah hijrah saya dari Tamansari ke Sadang Serang. Taukah Anda mengapa demikian? Ya sudah barang pasti karena kontrakan saya di Tamansari sudah hampir habis masa pakainya, alhasil saya harus mencari kontrakan baru. Alhamdulillah, dapat kontrakan yang jauh lebih luas, lebih tenang, lebih nyaman, dna lebih lengkap di Sadang Serang. Kisah Pencari Guru Suatu hari terdapat seorang pemuda yang hendak mencari guru untuk mengajarkannya ilmu tertentu. Ia merasa, ilmu yang hendak ia pelajari adalah ilmu yang cukup berat. Alhasil, ia berkelana sangat jauh hingga bertahun-tahun lamanya. Selama bertahun-tahun itulah dia mencari, tapi tak ada yang bisa mengajarkan ilmu tersebut kepadanya. Hingga pada akhirnya ia kembali pulang dan di sanalah ia bertemu dengan gurunya, ibu nya sendiri. Kemarin, kami sempat mencari kontrakan di beberapa tempat, ada yang ke pelesiran, ada yang ke cisitu, ada yang ke dago atas, dan sebagainya. Ya walaupun paling a

Karena Impian Selalu Memiliki Jalannya

Saya yakin, setiap impian memiliki jalannya masing-masing untuk terwujud. Hanya saja, tidak semua orang mampu menyusuri jalan itu hingga akhir perjalanan. Alhasil, impiannya tak terwujud. Segala Puji bagi Allah atas segala kemudahan yang telah Allah berikan pada kami. 2015 Sudah hampir beberapa waktu saya selalu menuliskan target-target yang hendak saya capai pada semester atau tahun itu. Ini adalah daftar target yang hendak saya capai versi 8 Maret 2015. Kata orang, menuliskan impian akan mempermudah kita untuk mewujudkannya, minimal dengan menuliskannya maka kesempatan kita untuk mengingatnya akan semakin sering. Bagi saya, ini benar. Walaupun saya jarang pulang ke kosan, tempat saya menempel target-target saya, tapi tetap saja sekalinya saya datang tempelan ini terlihat dan kembali mengingatkan apa yang hendak dicapai. Sesederhana mereka mengingatkan saya bahwa ada sesuatu yang harus saya capai. Hal ini penting agar saya tidak salah melakukan sesuatu. Tentu, ti