Skip to main content

Susunan Tiga Huruf Yang Membuat Pekerjaan Jadi Lebih Susah

Banyak sekali pekerjaan yang mungkin dilakukan oleh seseorang. Menyetir mobil, membuat kue, mengetik tulisan, menulis di blog, dan banyak hal yang lain. Namun, tahukah kawan-kawan bahwa ada susunan tiga huruf yang membuat pekerjaan lebih susah daripada pekerjaan yang lain?

Siapakah Susunan Tiga Huruf Tersebut?
Mari bermain tebak-tebakan
Clue pertama. Susunan tiga huruf ini memiliki dua huruf vokal dan satu konsonan. Udah bisa menebak susunan tiga huruf itu apa?
Clue kedua. Susunan tiga huruf ini bisa diucapkan dengan nada optimistis setinggi langit maupun nada pesimistis serendah laut. Bagaimana, sudah terbayang kah?
Clue ketiga. Susunan tiga huruf ini sangat berkaitan dengan manusia dan akan selalu ada selama dia hidup. Hanya manusia yang hidup yang bisa menggunakan tiga huruf ini. Belum ketemu tapi udah mau nyerah? Segitu aja?
Clue keempat. Bila diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, susunan tiga huruf ini merupakan salah satu judul film yang dibintangi oleh Will Smith pada tahun 2007.

Dan Dia Adalah
Sudahkah rekan-rekan tahu susunan tiga huruf tersebut? Enggak tahu? Ah, segitu aja? Haha, bercanda, Bung. Ya, benar, susunan tiga huruf tersebut adalah aku.

Ini Adalah Fakta, Terimalah
Seringkali, suatu pekerjaan akan menjadi lebih susah dibandingkan pekerjaan lainnya ketika ia mengandung kata aku. Tidak percaya? Simak beberapa contoh berikut.
Ketika rekan-rekan menonton atraksi, menonton akan lebih mudah ketimbang melakukan atraksi tersebut.
Ketika rekan-rekan hidup, membuat kesalahan akan lebih mudah ketimbang mengakui kesalahan.
Ketika rekan-rekan berasa superior, akan lebih mudah menegakkan kepala (sombong) daripada menakur (menundukkan wajah : tidak sombong)
Ketika rekan-rekan menemukan kesalahan, akan lebih mudah berkomentar maupun mencaci ketimbang bertafakur (merenung).
Ketika rekan-rekan terjebak dalam bencana, akan lebih mudah bagi rekan-rekan untuk berteriak minta tolong daripada mengevakuasi orang lain.
Ketika rekan-rekan merasa yang paling benar, akan lebih mudah untuk membantah suatu pernyataan ketimbang mengakuri (mengiyakan)

See? Banyak hal yang menjadi lebih susah untuk dikerjakan ketimbang hal lain ketiga susunan tiga huruf tersebut ada dalam kata tersebut.

Mengapa Hal Ini Bisa Terjadi?
Sederhana saja, seperti kutipan yang sudah sering kita dengar,
“..karena musuh terbesarmu bukanlah seribu lawan yang nampak, bukan pula lawan yang berupa lawan, tapi ia dekat dengan dirimu yakni dirimu sendiri.” –unknown
Dan juga seperti yang ia bilang,

“melawan gejolak dunia tak lebih susah daripada melawan gejolak di dalam dada”—Aryya Dwisatya W

Salam BangSatya,
Buruk.Baik.Menginspirasi

Comments

Popular posts from this blog

Wirid Sesudah Sholat

Assalamualaikum, Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang beberapa dzikir sesudah sholat yang saya amalkan beserta beberapa penjelasan pun sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Basmalah (33x) Dalam memulai setiap pekerjaan, hendaknya kita memulainya dengan membaca basmalah supaya pekerjaan tersebut dinilai sebagai ibadah. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata: “Tafsirnya adalah: Sesungguhnya seorang insan meminta tolong dengan perantara semua Nama Allah. Kami katakan: yang dimaksud adalah setiap nama yang Allah punya. Kami menyimpulkan hal itu dari ungkapan isim (nama) yang berbentuk mufrad (tunggal) dan mudhaf (disandarkan) maka bermakna umum. Seorang yang membaca basmalah bertawassul kepada Allah ta’ala dengan menyebutkan sifat rahmah. Karena sifat rahmah akan membantu insan untuk melakukan amalnya. Dan orang yang membaca basmalah ingin meminta tolong dengan perantara nama-nama Allah untuk memudahkan amal-amalnya.” ( Shifatush Shalah , ha

Aku, Keterpurukanku, dan Mereka yang Kutinggalkan

Pagi tadi saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke toko buku Gramedia bersama kedua orang tua saya dan satu orang gadis cantik yang selalu bisa membuat saya nyaman di dekatnya. Seperti biasa, saya mengecek total buku Carding for Beginner yang sudah terjual, ternyata di stok online masih sama dengan beberapa hari yang lalu walaupun di rak buku sudah ada buku yang terjual, updatenya kurang cepat. Apakah kali ini saya akan bercerita tentang buku yang saya tulis atau buku yang akan saya tulis? Tidak, sama sekali tidak. Kali ini saya ingin berbagi kisah nyata saya sebagai pengamal yang entah itu sukses atau tidak kepada kawan-kawan sekalian. Sebuah kesadaran tentang spiritualitas saya. Sebuah kesadaran setelah membaca buku agama yang membahas tujuh amalan pelejit kesuksesan. Kisah Nyata Sebagai Pengamal Cerita ini saya mulai ketika saya SMA. Sebuah tahap ketika saya benar-benar mencoba ini dan itu. Sebuah tahap saya dengan kuatnya melakukan sesuatu. Saya berkaca dari

Berbicara Tentang Nama

Tak banyak orang menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat setia menemani mereka. Sama setianya dengan dua malaikat yang katanya ada di kiri dan kanan kita. Mereka yang tak lelah mencatat ini itu yang mungkin akan menjadi jutaan buku bila diterbitkan. Dia yang sangat setia, tapi tak sepenuhnya disadari dan diresapi. Dia yang sangat mulia tapi dianggap biasa, nama. Sejatinya nama bukan hanya sebatas alat untuk mengidentifikasi seseorang. Bukan hanya sebagai alat untuk membedakan antarmanusia. Tidak sedangkal itu, bagi saya nama lebih dari itu melainkan sebuah pengharapan. Saya yakin bahwa setiap orang tua memberikan nama yang baik kepada anaknya dengan berbagai tujuan yang mana salah satunya adalah sebagai pengharapan. Berharap sang anak menjadi seperti nama yang diamanahkan. Nama juga amanah. Amanah yang harus kita perjuangkan, amanah yang melekat kepada kita sejak kita lahir. Hampir dua puluh satu tahun yang lalu orang tua saya memberikan amanah pada saya berupa nama, A