Skip to main content

Bandung Sea of Fire

Bandung Sea of Fire

Sekilas tentang bandung Sea of Fire

Bandung sea of fire
Monumen Bandung Lautan Api
Bandung sea of fire merupakan translate kasar dari peristiwa bersejarah Bandung Lautan Api. Bandung lautan api merupakan peristiwa kebakaran besar yang terjadi di Kota Bandung pada tanggal 24 Maret 1946 atas kehendak masyarakat bandung agar tentara sekutu dan tentara NICA Belanda tidak dapat menggunakan Kota Bandung sebagai markas Strategis dalam Perang Kemerdekaan Indonesia

Bandung sea of fire sebagai inspirasi lagu

Ternyata, peristiwa bandung sea of fire tidak lewat begitu saja melainkan diabadikan lewat sebuah lagu berjudul Halo, Halo Bandung yang mana sering kali dinyanyikan ketika menjadi murid sekolah dasar. Ada beberapa anggapan mengenai pencipta lagu halo, Halo Bandung yang sarat nilai sejarah tentang peristiwa Bandung sea of fire ini. Ada yang menganggap lagu ini diciptakan oleh Ismail marzuki, Cornel Simanjuntak, Bona L Tobing, ataupun Para Pejuang Bandung Selatan. Entah mana yang benar, tapi satu hal yang pasti adalahlagu ini adalah sebuah warisan yang harus dijaga, bukan hanya karena liriknya saja melaikan nilai historis serta semangat yang diwakilkan.

Kepopuleran Bandung Sea of Fire

Peristiwa Bandung sea of fire tidak hanya menjadi cerita yang hanya dikenal di Bandung melainkan di daerah laun yang jauh sekalipun. Saya sendiri merupakan warga Lumajang (Jawa Timur, berbatasan dengan Malang, Probolinggo, jember, dan Laut Selatan) yang baru pertama kali menginjakkan kaki pada kota Bandung Sea of Fire pada Januari 2012. Namun, saya sudah mengetahui peristiwa tersebut jauh sebelum itu. Ketika SD, seringkali kami menyanyikan lagu ini dan ketika ada ujian menyanyi saat kelas 2/3 dahulu saya menyanyikan lagu Halo, halo Bandung yang menggambarkan peristiwa Bandung sea of Fire ini. Mungkin bila ada rekan-rekan yang tinggal di daerah timur seperti Maluku dan Papua bisa mengonfirmasi apakah lagu dan peristiwa tentang Bandung sea of fire juga terkenal di sana.

Referensi dalam membuat tulisan Bandung of Fire

http://id.wikipedia.org/wiki/Halo,_Halo_Bandung
http://id.wikipedia.org/wiki/Bandung_Lautan_Api

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Salam BangSatya,
Buruk.baik.Menginspirasi

Comments

  1. Hari ini Bandung lautan asap ya.. apinya udah mati, tinggal polusinya bertebaran :D

    ReplyDelete
  2. Haha, polusi di sini nampaknya emang jauh lebih tinggi daripada di Lumajang.

    ReplyDelete

Post a Comment

Tanggapilah, dengan begitu saya tahu apa yang ada dalam pikiranmu

Popular posts from this blog

Wirid Sesudah Sholat

Assalamualaikum, Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang beberapa dzikir sesudah sholat yang saya amalkan beserta beberapa penjelasan pun sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Basmalah (33x) Dalam memulai setiap pekerjaan, hendaknya kita memulainya dengan membaca basmalah supaya pekerjaan tersebut dinilai sebagai ibadah. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata: “Tafsirnya adalah: Sesungguhnya seorang insan meminta tolong dengan perantara semua Nama Allah. Kami katakan: yang dimaksud adalah setiap nama yang Allah punya. Kami menyimpulkan hal itu dari ungkapan isim (nama) yang berbentuk mufrad (tunggal) dan mudhaf (disandarkan) maka bermakna umum. Seorang yang membaca basmalah bertawassul kepada Allah ta’ala dengan menyebutkan sifat rahmah. Karena sifat rahmah akan membantu insan untuk melakukan amalnya. Dan orang yang membaca basmalah ingin meminta tolong dengan perantara nama-nama Allah untuk memudahkan amal-amalnya.” ( Shifatush Shalah , ha

Aku, Keterpurukanku, dan Mereka yang Kutinggalkan

Pagi tadi saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke toko buku Gramedia bersama kedua orang tua saya dan satu orang gadis cantik yang selalu bisa membuat saya nyaman di dekatnya. Seperti biasa, saya mengecek total buku Carding for Beginner yang sudah terjual, ternyata di stok online masih sama dengan beberapa hari yang lalu walaupun di rak buku sudah ada buku yang terjual, updatenya kurang cepat. Apakah kali ini saya akan bercerita tentang buku yang saya tulis atau buku yang akan saya tulis? Tidak, sama sekali tidak. Kali ini saya ingin berbagi kisah nyata saya sebagai pengamal yang entah itu sukses atau tidak kepada kawan-kawan sekalian. Sebuah kesadaran tentang spiritualitas saya. Sebuah kesadaran setelah membaca buku agama yang membahas tujuh amalan pelejit kesuksesan. Kisah Nyata Sebagai Pengamal Cerita ini saya mulai ketika saya SMA. Sebuah tahap ketika saya benar-benar mencoba ini dan itu. Sebuah tahap saya dengan kuatnya melakukan sesuatu. Saya berkaca dari

Berbicara Tentang Nama

Tak banyak orang menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat setia menemani mereka. Sama setianya dengan dua malaikat yang katanya ada di kiri dan kanan kita. Mereka yang tak lelah mencatat ini itu yang mungkin akan menjadi jutaan buku bila diterbitkan. Dia yang sangat setia, tapi tak sepenuhnya disadari dan diresapi. Dia yang sangat mulia tapi dianggap biasa, nama. Sejatinya nama bukan hanya sebatas alat untuk mengidentifikasi seseorang. Bukan hanya sebagai alat untuk membedakan antarmanusia. Tidak sedangkal itu, bagi saya nama lebih dari itu melainkan sebuah pengharapan. Saya yakin bahwa setiap orang tua memberikan nama yang baik kepada anaknya dengan berbagai tujuan yang mana salah satunya adalah sebagai pengharapan. Berharap sang anak menjadi seperti nama yang diamanahkan. Nama juga amanah. Amanah yang harus kita perjuangkan, amanah yang melekat kepada kita sejak kita lahir. Hampir dua puluh satu tahun yang lalu orang tua saya memberikan amanah pada saya berupa nama, A