Skip to main content

5 Fakta Fenomenal Lagu Oplosan

Lagu Oplosan - Goyang Oplosan. Setelah ramai perbincangan mengenai lagu buka sithik jos yang dipopulerkan oleh salah satu program stasiun televisi swasta, kini muncul lagi lagu fenomenal yang tidak kalah membuat ramai khalayak umum yakni lagu oplosan yang dipopulerkan oleh acara yang sama.

Berikut ini adalah 5 fakta fenomenal lagu oplosan versi BangSatya yang dapat rekan ketahui.

1. Asal Muasal Lagu Oplosan

Lagu oplosan merupakan lagu dangdut koplo yang dibawakan oleh Wiwik Sagita dan sudah cukup terkenal di kawasan jawa Timur lantaran dibawakan dalam Bahasa Jawa dan bercerita tentang bahaya minuman keras.
Lagu ini sendiri merupakan ciptaan dari Nur Bayan yang mana senang atas ketenaran lagu yang ia buat tersebut hingga ia rela datang ke Studi Trans TV untuk bertemu dan mengucapkan terima kasih kepada Soimah.

2. Lirik Lagu Oplosan

Sejatinya, karena berasal dari Jawa Timur tentu lagu oplosan memiliki lirik berbahasa Jawa. Berikut ini merupakan lirik lagu oplosan beserta terjemah ke Bahasa Indonesia
opo orak eman duite gawe tuku banyu setan // Apa tidak sayang uang untuk beli air setan
opo orak mikir yen mendem iku biso ngrusak pikiran. // Apa tidak berpikir bila mabuk itu merusak pikiran
ojo di teruske mendeme // Jangan diteruskan mabuknya
mergo orak ono untunge. //Karena tidak ada untungnya
yo cepet lerenono mendemmu // Cepat hentikan mabukmu
ben dowo umurmu. //Agar panjang umurmu

reff
oplosan.oplosan.oplosan. // Oplosan, oplosan,oplosan
sawangen kae kanca kancamu akeh do poda gelempangan // Lihatlah itu teman-temanmu, banyak yang berjatuhan
ugo akeh sing kelesetan di tumpaake ambulan. // Juga banyak yang dibawa ambulan
yo wes cukup anggonmu mendem // Ya sudah cukup kamu yang mabuk
yo wes cukup anggonmu gendeng. // Ya sudah cukup kamu yang gila
do mari mario yo leren lerenno // Sudah sudahi, berhenti berhentilah
ojo di terus terusno // Jangan diteruskan
reff
tutupen botolmu, tutupen oplosanmu // Tutup botolmu, tutuplah oplosanmu
emanen nyawamu ojo mbok terus teruske mergane orak ono gunane. // Sayangi nyawamu, jangan kamu teruskan karena tidak ada gunanya
Oplosan oplosan oplosan. // Oplosan oplosan oplosan
opo orak eman duite gawe tuku banyu setan // Apa tidak sayang uang untuk membeli air setan
opo orak mikir yen mendem iku biso ngrusak pikiran. // Apa tidak berpikir jika mabuk bisa merusak pikiran
ojo di teruske mendeme // Jangan diteruskan mabuknya
mergo orak ono untunge. // Karena tidak ada untungnya
yo cepet lerenono mendemmu // ya cepat hentikan mabukmu
ben dowo umurmu. // Agar panjang umurmu
oplosan.oplosan.oplosan // Oplosan oplosan
See? Sebanarnya lagu ini bercerita tentang bahaya minuman keras dan memberikan nasihat agar kita menjauhinya dan berhenti menggunakannya bila kita adalah pengguna. Sama sekali tidak ada yang salah dengan lirik lagu oplosan tersebut. Lagu oplosan ini bisa diunduh di sini.

3. Lagu oplosan dan Goyang Oplosan

Berasal dari sesuatu yang baik dan berujung pada sesuatu yang kurang baik yakni goyang oplosan/ Sayang sekali, lagu yang membawa pesan moral tinggi tersebut diturunkan menjadi goyang yang justru merusak moral yakni goyang oplosan. Lagu oplosan merupakan sebuah nasihat dari orang lain untuk kawannya demi kebaikan, tapi goyang oplosan justru memberikan kesan kurang bagus untuk lagu tersebut karena goyangan yang ditampilkan mengeksploitasi banyak anggota tubuh seperti paha, bokong, dan lain-lain yang mana kurang pantas untuk dipertontonkan terutama pada jam yang bisa dijangkau anak-anak dan remaja.
Berikut ini merupakan video goyang oplosan versi Yuk Keep Smile.



Sedangkan ini merukan video WIwik Sagita ketika menyanyikan lagu tersebut


4. Lagu Oplosan Goyang Oplosan Mendapat Teguran KPI

Karena adanya eksploitasi bagian tubuh yang dirasa merusak moral terutama bagi kalangan anak-anak dan remaja, maka pada Jumat, 3 Januari 2014, KPI memberikan teguran tertulis berupa sanksi administratif. Hal ini menunjukkan bahwa KPI masih memiliki kepedulian terhadap tayangan yang disajikan pada masyarakat.


5. Pergantian Gerakan Lagu Oplosan Goyang Oplosan

Setelah mendapatkan kecaman dari berbagai pihak, goyang oplosan yang diiringi lagu oplosan memiliki pergantian gerakan dari gerakan erotis menjadi gerakan mencangkul agar tak lagi erotis.

Demikianlah 5 Fakta Fenomenal Lagu Oplosan Versi BangSatya yang dirangkum dari berbagai sumber. Semoga tayangan masyarakat Indonesia semakin berkualitas dan tidak ada lagi tayangan berbobot yang tumbang (baca: H-P) melainkan justru bermunculan. Amin. Memiliki pandangan menenai fenomena lagu oplosan? Silahkan bagikan di sini :)

Salam BangSatya,
Buruk.Baik.Menginspirasi.

merangkum dan melengkapi dari :
http://sidomi.com/245185/download-lagu-oplosan-lirik-lagu-oplosan-soimah-yks/
http://www.merdeka.com/peristiwa/kpi-tegur-keras-trans-tv-atas-goyang-oplosan-yks.html
http://www.wowkeren.com/berita/tampil/00043715.html
http://nganjuk-ku.blogspot.com/2013/01/lirik-lagu-oplosan-wiwik-sagita-new.html

Comments

  1. Saya gak pernah nonton tuh acaranya, palingan cuma baca beritanya via online. Dan kalau dilihat dari goyangannya, hmmm miris sekali *kalau ditonton sama anak"*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya pun enggak nonton acara tersebut, tapi memabca dari beberapa sumber. Palingan kalau lagi di rumah nontonnya Nat Geo Channel :D

      Sayang sekali masa kanak-kanak zaman sekarang yang ditaburi tayangan seperti ini.

      Delete
  2. lagunya enak kok :3 ,
    bahkan udah rame sebelom kuliah dulu,
    salahin yg bikin acara (y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ane belum pernah dengerin sih, tapi dari liriknya aja udah suka.

      Delete

Post a Comment

Tanggapilah, dengan begitu saya tahu apa yang ada dalam pikiranmu

Popular posts from this blog

Wirid Sesudah Sholat

Assalamualaikum, Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang beberapa dzikir sesudah sholat yang saya amalkan beserta beberapa penjelasan pun sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Basmalah (33x) Dalam memulai setiap pekerjaan, hendaknya kita memulainya dengan membaca basmalah supaya pekerjaan tersebut dinilai sebagai ibadah. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata: “Tafsirnya adalah: Sesungguhnya seorang insan meminta tolong dengan perantara semua Nama Allah. Kami katakan: yang dimaksud adalah setiap nama yang Allah punya. Kami menyimpulkan hal itu dari ungkapan isim (nama) yang berbentuk mufrad (tunggal) dan mudhaf (disandarkan) maka bermakna umum. Seorang yang membaca basmalah bertawassul kepada Allah ta’ala dengan menyebutkan sifat rahmah. Karena sifat rahmah akan membantu insan untuk melakukan amalnya. Dan orang yang membaca basmalah ingin meminta tolong dengan perantara nama-nama Allah untuk memudahkan amal-amalnya.” ( Shifatush Shalah , ha

Aku, Keterpurukanku, dan Mereka yang Kutinggalkan

Pagi tadi saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke toko buku Gramedia bersama kedua orang tua saya dan satu orang gadis cantik yang selalu bisa membuat saya nyaman di dekatnya. Seperti biasa, saya mengecek total buku Carding for Beginner yang sudah terjual, ternyata di stok online masih sama dengan beberapa hari yang lalu walaupun di rak buku sudah ada buku yang terjual, updatenya kurang cepat. Apakah kali ini saya akan bercerita tentang buku yang saya tulis atau buku yang akan saya tulis? Tidak, sama sekali tidak. Kali ini saya ingin berbagi kisah nyata saya sebagai pengamal yang entah itu sukses atau tidak kepada kawan-kawan sekalian. Sebuah kesadaran tentang spiritualitas saya. Sebuah kesadaran setelah membaca buku agama yang membahas tujuh amalan pelejit kesuksesan. Kisah Nyata Sebagai Pengamal Cerita ini saya mulai ketika saya SMA. Sebuah tahap ketika saya benar-benar mencoba ini dan itu. Sebuah tahap saya dengan kuatnya melakukan sesuatu. Saya berkaca dari

Berbicara Tentang Nama

Tak banyak orang menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat setia menemani mereka. Sama setianya dengan dua malaikat yang katanya ada di kiri dan kanan kita. Mereka yang tak lelah mencatat ini itu yang mungkin akan menjadi jutaan buku bila diterbitkan. Dia yang sangat setia, tapi tak sepenuhnya disadari dan diresapi. Dia yang sangat mulia tapi dianggap biasa, nama. Sejatinya nama bukan hanya sebatas alat untuk mengidentifikasi seseorang. Bukan hanya sebagai alat untuk membedakan antarmanusia. Tidak sedangkal itu, bagi saya nama lebih dari itu melainkan sebuah pengharapan. Saya yakin bahwa setiap orang tua memberikan nama yang baik kepada anaknya dengan berbagai tujuan yang mana salah satunya adalah sebagai pengharapan. Berharap sang anak menjadi seperti nama yang diamanahkan. Nama juga amanah. Amanah yang harus kita perjuangkan, amanah yang melekat kepada kita sejak kita lahir. Hampir dua puluh satu tahun yang lalu orang tua saya memberikan amanah pada saya berupa nama, A