Skip to main content

Cara Membuat Website



 
Cara Membuat Website
Ilustrasi Cara Membuat Website

Cara Membuat Website


Di era globalisasi ini tentu website bukan merupakan barang mewah melainkan sebuah kebutuhan. Sayangnya, tidak semua orang mengerti cara membuat website. Banyak orang menganggap cara membuat website sangat sulit dan dibutuhkan keahlian yang luar biasa susah. Namun, kenyataannya tidak demikian bagi orang yang mau belajar.

Cara Membuat Website Gratis

Pada postingan kali ini saya tidak akan membahas secara mendetil cara membuat website dengan cepat dan mudah. Namun, nantinya saya akan membagikan ebook tentang cara membangun website gratisan dari awal hingga akhir. Anda akan mendapatkan banyak materi tentang cara membuat website mulai dari website pribadi, forum, maupun website untuk bisnis.

Ebook tersebut merupakan tulisan saya pribadi dan saya gratiskan untuk Anda. Silahkan Anda download, baca, terapkan, petik manfaat, dan bagikan pada orang lain. Semangat berbagi merupakan semangat yang saya junjung tinggi di sini. Berikut merupakan poin-poin ebook tentang cara membuat website yang saya tulis.

Poin-poin Isi Ebook Cara Membuat Website

  1. Pengenalan tentang website
  2. Pengenalan tentang domain
  3. Pengenalan tentang hosting
  4. Pengenalan tentang CMS
  5. Membangun website dengan CMS sesuai kebutuhan
  6. Dan lain-lain
Ebook tentang cara membuat website gratisan ini saya beri judul “Panduan Lengkap Membangun Website Gratisan” karena memang sebisa mungkin Anda tau cara membuat website tanpa mengeluarkan biaya. Ebook cara membuat website ini dapat Anda download di http://main.bangsatya.com/PLMWG.rar
Semoga bermanfaat.

Salam Bangsatya,
Buruk.Baik.Menginspirasi.

Comments

Popular posts from this blog

Wirid Sesudah Sholat

Assalamualaikum, Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang beberapa dzikir sesudah sholat yang saya amalkan beserta beberapa penjelasan pun sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Basmalah (33x) Dalam memulai setiap pekerjaan, hendaknya kita memulainya dengan membaca basmalah supaya pekerjaan tersebut dinilai sebagai ibadah. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata: “Tafsirnya adalah: Sesungguhnya seorang insan meminta tolong dengan perantara semua Nama Allah. Kami katakan: yang dimaksud adalah setiap nama yang Allah punya. Kami menyimpulkan hal itu dari ungkapan isim (nama) yang berbentuk mufrad (tunggal) dan mudhaf (disandarkan) maka bermakna umum. Seorang yang membaca basmalah bertawassul kepada Allah ta’ala dengan menyebutkan sifat rahmah. Karena sifat rahmah akan membantu insan untuk melakukan amalnya. Dan orang yang membaca basmalah ingin meminta tolong dengan perantara nama-nama Allah untuk memudahkan amal-amalnya.” ( Shifatush Shalah , ha

Aku, Keterpurukanku, dan Mereka yang Kutinggalkan

Pagi tadi saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke toko buku Gramedia bersama kedua orang tua saya dan satu orang gadis cantik yang selalu bisa membuat saya nyaman di dekatnya. Seperti biasa, saya mengecek total buku Carding for Beginner yang sudah terjual, ternyata di stok online masih sama dengan beberapa hari yang lalu walaupun di rak buku sudah ada buku yang terjual, updatenya kurang cepat. Apakah kali ini saya akan bercerita tentang buku yang saya tulis atau buku yang akan saya tulis? Tidak, sama sekali tidak. Kali ini saya ingin berbagi kisah nyata saya sebagai pengamal yang entah itu sukses atau tidak kepada kawan-kawan sekalian. Sebuah kesadaran tentang spiritualitas saya. Sebuah kesadaran setelah membaca buku agama yang membahas tujuh amalan pelejit kesuksesan. Kisah Nyata Sebagai Pengamal Cerita ini saya mulai ketika saya SMA. Sebuah tahap ketika saya benar-benar mencoba ini dan itu. Sebuah tahap saya dengan kuatnya melakukan sesuatu. Saya berkaca dari

Berbicara Tentang Nama

Tak banyak orang menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat setia menemani mereka. Sama setianya dengan dua malaikat yang katanya ada di kiri dan kanan kita. Mereka yang tak lelah mencatat ini itu yang mungkin akan menjadi jutaan buku bila diterbitkan. Dia yang sangat setia, tapi tak sepenuhnya disadari dan diresapi. Dia yang sangat mulia tapi dianggap biasa, nama. Sejatinya nama bukan hanya sebatas alat untuk mengidentifikasi seseorang. Bukan hanya sebagai alat untuk membedakan antarmanusia. Tidak sedangkal itu, bagi saya nama lebih dari itu melainkan sebuah pengharapan. Saya yakin bahwa setiap orang tua memberikan nama yang baik kepada anaknya dengan berbagai tujuan yang mana salah satunya adalah sebagai pengharapan. Berharap sang anak menjadi seperti nama yang diamanahkan. Nama juga amanah. Amanah yang harus kita perjuangkan, amanah yang melekat kepada kita sejak kita lahir. Hampir dua puluh satu tahun yang lalu orang tua saya memberikan amanah pada saya berupa nama, A