Skip to main content

Tamu Tak Disangka



“Nomer tilpun bang! Nomer tilpun!”
Kira-kira begitulah pesan singkat yang dikirimkan oleh Azka –mantan calon danlap, mantan calon ketua PLO, calon ketua ALTERA, calon ketua himpunan, dan lain-lain. Ada apa gerangan seorang Azka yang sudah beberapa waktu menghilang menanyakan nomor telpon dan berkata mau nelpon. Oke, ada beberapa fakta: 1. Sekarang liburan 2. Saya di Lumajang 3. Ada saudara Azka yang di Lumajang 4. Kelakuan si Azka agak aneh. Dari sana dapat diambil kesimpulan asal bahwa calon senator ini bakal ke Lumajang. Benar saja, beberapa jam kemudian dia memberi tahu bahwa dia berada di Lumajang. Tepatnya di rumah kakak dari ibunya. Tamu yang tak disangka.

AntiWacana
Ketika wacana menjadi kata yang nge-tren di kampus, kali ini kami ingin mematahkan kata tersebut. Nampak hampir pukul delapan malam dan ada obrolan santai untuk mengajak billiard. Yoi kawan, billiard, ajakan yang 90% wacana ketika dilaksanakan ketika masa aktif kuliah. Tanpa banyak ba-bi-bu, langsung saja saya meluncur ke Lumajang yang jaraknya sekitar 10 KM.

Lumajang bukan Bandung, alhasil, untuk jarak 10 KM dapat ditempuh dalam waktu yang relatif singkat. 10-15 menit saja dengan kecepatan sekitar 60 KM per jam tanpa khawatir ada lampu merah yang menghalangi dan orang ugal-ugalan di jalan. Pertemuan kami AntiWacana

Hasil AntiWacana
Sebagai bukti ketidak-wacanaan kami, berikut sedikit dokumentasi yang kami lakukan sebagai kenang-kenangan. Bukti bahwa si Azka ada di Lumajang dan saya sebagai tuan rumah menyambut tamu yang tak disangka ini. Tak disangka datang dan tak disangka besok mau melihat sunrise di B29. Semoga selamat sampai tujuan bung.

 
Biar berkesan PLO gitu lah. Sambil menikmati kopi di LSS
Di depan Pemda Lumajang. Niatnya foto di candi depan pemda, tapi lagi ada photo session.
 

Full dokumentasi: (facebook) Tamu Tak Disangka
 
Jangan lupa ambil foto di B29 ye. Yang lain yuk lah ke Lumajang.
 
 
Salam,
Aryya Dwisatya W


Comments

  1. Hahahah asik juga nih. Oh ya mengena Lumajang ya, Saya suka ketuker antara LUMAJANG dengan JATIROTO. Apa keduanya saling berkaitan? Saya ada teman di Lumajang, namun kadang juga dia menyebut Jatiroto. Lalu apa itu Jenang Gulo? Jelaskan donk. Salam dari Pontianak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi Jatiroto itu nama salah satu kecamatan di Lumajang Pak. Letaknya ada di perbatasan Lumajang-Jember. Nah, di Jatiroto itu ada pabrik gula dan memang terkenal,

      Jenang Gulo itu setau saya sebutan untuk jenang yang dibuat pake gula yang banyak. Walaupun setau saya setiap yang namanya jenang pasti pake gula sih, tapi gulanya beda ada yang pake gula merah, gula putih, dan lain-lain.

      Delete

Post a Comment

Tanggapilah, dengan begitu saya tahu apa yang ada dalam pikiranmu

Popular posts from this blog

Hari pertama : Salam kenal dari BangSat

Salam kenal, Ca-Kawan :D Setelah sekian lama nge-blog karena keinginan sendiri tanpa keterikatan dan tuntutan maka sekarang saya sedang mencoba menaklukkan tantangan Bang Claude yakni “ Tantangan Ngeblog 30 Hari ”. Maklum, orang bergolongan darah B kan suka tantangan :p. Kalau biasanya saya bisa ngeblog sesuka hati, maka sekarang saya harus ngeblog dengan beberapa kriteria yang mungkin tidak asing, tapi tak begitu mudah dilakukan. Konsisten dan On Demand . Inilah poin penting yang menurut saya menjadi dasar diadakannya chalange ini. Oke, nama saya Aryya Dwisatya Widigdha. Saya biasa dipanggil Yayak, Aryya, Dwi, Satya, Widi, atau bahkan BangSat. Tiap nama panggilan punya sejarah masing semisal Yayak adalah nama panggilan dari orang-orang yang paling pertama mengenal saya seperti orang tua, saudara, teman sejak TK/SD. Aryya, panggilan dari rekan-rekan SMP dan SMA. Dwi, Satya, dan Widi merupakan panggilan yang kerap kali dilayangkan oleh kawan-kawan blogger, pecinta IT, dan ...

Pengalaman Berangkat Haji Tanpa Antri dari Belanda (2025)

Alhamdulillah.Pertama-tama, aku ingin mengucapkan syukur pada Allah yang sudah memberikan izin dan kuasa sehingga aku dan Nova untuk berhaji pada tahun 2025 ini dengan proses yang baik, lancar, dan nyaman. Di tulisan ini, aku coba untuk berbagi detil bagaimana kami bisa berangkat haji dari Belanda dengan periode waktu yang singkat, kurang dari 2 tahun sejak tinggal di Belanda. Suasana setelah Tawaf Ifadah dan Sholat Sunnah Keinginan Berhaji Pada tahun 2021 lalu, kami sudah melakukan pendaftaran haji reguler di Indonesia, aku pernah tuliskan prosesnya di  https://blog.aryya.id/2021/03/melaksanakan-rencana-yang-tertunda.html . Sayangnya, waktu tunggu untuk haji reguler kami adalah sekitar 30 tahun. Bagi kami, waktu 30 tahun bukanlah waktu yang singkat. Belum tentu tenaga yang kami punya di usia saat itu akan optimal untuk beribadah di tempat yang nan jauh di sana terlebih dengan cuaca yang sangat panas. Beberapa waktu setelahnya, kami melihat salah satu teman kami dan istrinya berang...

BangSatya Mini Give Away

Selamat pagi sobat BangSat. :p Berjumpa lagi dengan saya, Bang Satya, di acara yang berbeda yaitu “BangSatya Mini Give Away”. Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi sebuah buku berjudul ” Carding for Beginner” . Pada postingan ini saya tidak akan menjelaskan carding itu apa dan bagaimana melakukannya, silahkan baca sinopsis buku tersebut   di tulisan saya sebelumnya “ Buku Carding for Beginner ”. Buku Carding for Beginner Buku ini akan saya berikan gratis, seriusan gratis, tapi hanya untuk satu orang pemenang. Peserta yang lain beli di toko buku terdekat ya ;).  SYARAT Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi rekan-rekan yang ingin mengikuti “BangSatya Mini Give Away” yaitu: Memiliki blog (yaiyalah), boleh menggunakan blogspot.com, wordpress.com, atau domain pribadi. Follow blog ini melalui Google Friend Connect Add facebook Aryya Dwisatya W Follow twitter @adwisaty4 Mention minimal dua orang rekan kamu termasuk @adwisaty4 dan ajak mereka...