Skip to main content

Membongkar keanehan penelusuran ‘membongkar HACKER ABAL-ABAL “AUDIT KPU”’




Beberapa waktu lalu muncul sebuah blog yang berjudul AUDIT-KPU yang dengan jelas memaparkan sistem IT yang digunakan oleh KPU dalam pemilihan presiden beberapa waktu lalu. Tidak berselang lama, muncul thread di kaskus dengan judul Membongkar HACKER ABAL-ABAL “AUDIT KPU”  yang mana mencoba mengupas identitas seorang yang mengaku berhasil masuk ke sistem KPU dan ‘melihat-lihat’ sistem yang KPU gunakan.

Analisa
Sebagai seorang awam IT yang sesekali melakukan posting di blog, agaknya saya terkejut dengan identifikasi yang dilakukan oleh suatu pihak sehingga muncul sebuah nama yang disebut-sebut sebagai pembuat situs audit-kpu.blogspot.com yang di awal membuat geger dunia maya karena audit independennya. Sebut saja Dirgayuza Setiawan yang dituduh dengan beberapa bukti yang diungkap di thread Membongkar HACKER ABAL-ABAL “AUDIT KPU” . Namun, lagi-lagi, saya mencium bau yang tak sedap akan adanya pemfitnahan dikarenakan beberapa hal sebagai berikut:
1.       Adanya keanehan signature picture yang dijadikan dasar pembuat thread untuk mengidentifikasi pembuat situs audit-kpu.blogspot.com.
alt="Macintosh HD:Users:Dirgayuza:Documents:Hasil Mainan:Email 1.png" style='width:242.25pt;
height:270pt;visibility:visible;mso-wrap-style:square'>

Bagian yang saya beri warna merah adalah potongan source code dari laman audit-kpu.blogspot.com/2014/07/security-audit-sistem-it-kpu-pilpres.html?m=1 .  Nampak meyakinkan bukan bahwa Dirgayuza lah yang membaut tulisan tersebut. Tapi, tunggu dulu, dari pertama kali saya nge-blog sampe tadi siang saya membaut tulisan baru, saya tidak pernah mendapati dalam tulisan saya baik itu source code nya, ada signature full path gambar yang saya upload, padahal saya mencoba menganalisa postingan dengan gambar yang saya upload ke blogger, bukan dengan mencomot gambar dari sumber tertentu. Hasilnya, postingan saya bersih dari full path  gambar tersebut berada.

2.       Dasar pembuat thread Membongkar HACKER ABAL-ABAL “AUDIT KPU”  dalam mengidentifikasi pembuat situs audit-kpu.blogspot.com adalah comment tag html yang mana tidak akan dibaca oleh browser sebagai kode html melainkan text biasa. Nah, blogger sendiri memberikan fasilitas bagi penggunanya untuk membuat tulisan dengan fitur compose di mana pengguna dapat membuat tulisan seperti mengetik pada ms.word atau software pengolah dokumen lain atau fitur HTML yang memungkinkan pengguna untuk memasukkan kode HTML sesuai dengan keinginan. Termasuk comment tag (<!--[if gte vml 1]><v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" o:spt="75" o:preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f"  stroked="f"> . . . . . . . <!--[endif]-->).

Kesimpulan
Berdasarkan analisa sederhana singkat saya tersebut saya masih meragukan tentang kebenaran tuduhan yang diberikan kepada saudara “Dirgayuza Setiawan”. Yang saya takutkan adalah, terjadi pemfitnahan kepada saudara “Dirgayuza Setiawan” sebagai pendukung salah satu presiden pada pemilihan presiden lalu. Terlebih menurut komentar yang terdapat di thread Membongkar HACKER ABAL-ABAL “AUDIT KPU” , saudara Dirgayuza adalah orang yang melek IT. Tentu hal ini bisa jadi sasaran empuk pemfitnahan.  
Sekian dari saya.
Salam damai,
Aryya Dwisatya Widigdha.

Comments

  1. Aku nyoba baca kaskus yang terkait, lalu mendapati tulisan "hacker biasanya pakai Linux". Eh.

    Tentang tag HTMLnya, setelah googling sedikit ketemu kalau tag tersebut berasal dari VML... yang dibikin oleh Microsoft. Aku nggak ketemu juga penjelasan apakah Blogger memakai VML untuk blog baru bikinan 2014, apalagi VML sudah deprecated sejak lama.

    Ayo selidiki terus, Bang Sat! (pun intended)

    ReplyDelete

Post a Comment

Tanggapilah, dengan begitu saya tahu apa yang ada dalam pikiranmu

Popular posts from this blog

Wirid Sesudah Sholat

Assalamualaikum, Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang beberapa dzikir sesudah sholat yang saya amalkan beserta beberapa penjelasan pun sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Basmalah (33x) Dalam memulai setiap pekerjaan, hendaknya kita memulainya dengan membaca basmalah supaya pekerjaan tersebut dinilai sebagai ibadah. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata: “Tafsirnya adalah: Sesungguhnya seorang insan meminta tolong dengan perantara semua Nama Allah. Kami katakan: yang dimaksud adalah setiap nama yang Allah punya. Kami menyimpulkan hal itu dari ungkapan isim (nama) yang berbentuk mufrad (tunggal) dan mudhaf (disandarkan) maka bermakna umum. Seorang yang membaca basmalah bertawassul kepada Allah ta’ala dengan menyebutkan sifat rahmah. Karena sifat rahmah akan membantu insan untuk melakukan amalnya. Dan orang yang membaca basmalah ingin meminta tolong dengan perantara nama-nama Allah untuk memudahkan amal-amalnya.” ( Shifatush Shalah , ha

Belajarlah Wahai Anak Muda!

Dahulu kala hiduplah seorang lelaki tua bernama Doyanta yang hidup sebatang kara di sebuah gubuk reot di samping sungai. Tak ada yang bisa dibanggakan dari rumahnya, hanya sebuah gubuk dari bambu yang mungkin akan dengan mudah diterbangkan oleh angin pada zaman sekarang, betapa tidak, peti kemas saja yang begitu berat di Tanjung Priok bisa roboh tertiup oleh angin di zaman yang sudah edan ini. Rumah nya tak begitu besar malah dapat dibilang kecil, tak ada penerangan selain lilin kecil yang memberikan sedikit pencahayaan ketika malam hari selain rembulan yang terkadang pun pergi meninggalkan dirinya. Hidupnya sepi, sendiri, tak ada yang tau bagaimana masa lalu lelaki tua tersebut. Setiap hari ia selalu menyempatkan diri untuk merebahkan tubuhnya yang kurus kering itu di kursi yang tak jauh lebih gemuk dari butuhnya, mungkin sama ringannya. Matanya menerawang jauh menembus hutan, gunung, dan mungkin lautan. Beberapa waktu dia asyik hidup dalam dunianya sendiri, lalu lalang

Sobat Upgrade Plus-Plus

 Pada bulan april lalu saya membuat tulisan tentang pilihan saya untuk menjadi sobat upgrade ketimbang harus membeli sepeda balap baru yang harganya mencapai paling tidak 6 juta rupiah. Bulan demi bulan, saya mencoba mengganti komponen sepeda Polygon fork rigid saya mulai dari bottom bracket, hub free hub, ruji, dan yang paling baru adalah pedal di hari minggu lalu. Sebenarnya, saya punya prinsip, upgrade semaksimal mungkin sampai tidak bisa diupgrade atau costnya tidak efektif lagi. Contohnya, fork rigid ini sudah susah untuk diganti ban jadi ban balap karena ukuran rangka sepedanya terlalu kecil dan akan perlu pemotongan manual, jadi cerita mengganti ban balap harus diurungkan. Selain itu, FD nya juga sudah patah dan mencari FD yang sejenis lumayan susah dan biasanya malah harus ganti semuanya yang mana berarti mesti merogoh kocek lebih dalam. Upgrade Plus-Plus Balik ke cerita saya april lalu, salah satu alasan saya tidak mau beli sepeda balap baru ya karena harganya sangat mahal bag