Skip to main content

Kemenangan itu selalu ada

Hari ini ada beberapa kejutan yang kudapatkan. Mulai dari pengumuman kelulusan hingga pengumuman SNMPTN jalur undangan. Di pagi hari ku dapatkan kekecewaan karena tak ada namaku dalam 10 besar peraih danem tertinggi di sekolahku. Tak apalah, pikirku, hitung-hitung mengurangi doaku sesudah sholat yang dulunya panjang menjadi lebih pendek. Kira-kira begini isinya:


....
....
Ya Allah, jadikanlah hamba peraih danem tertinggi se-Indonesia, se-Jawa Timur,se-Lumajang,dan se-SMADA
Ya Allah, luluskanlah hamba engan nilai tertinggi
Ya Allah, terbitkanlah buku hamba, lariskanlah buku hamba
Ya Allah, masukkanlah hamba di ITB melalui SNMPTN jalur undangan
....
....


begitulah doa yang kupanjatkan setiap selesai sholat. Perlahan tapi pasti, doaku terjawab, mulai dari peraih danem tertinggi se-indonesia yang bukan aku. Dilanjutkan dengan perain danem tertinggi se-Jawa Timur, bukan aku lagi. Dan pada 10 besar sekolah pun tak tercantum namaku. Pupus sudah beberapa doaku, tetapi pasti ada rahasia yang menanti.

Akhirnya, kulihat pengumuman kelulusan snmptn dan alhamdulillah, aku lolos. Mungkin ini rencana Allah, Ia memberikan kemenangan yang lebih besar kepadaku dikala aku telah merasakan kekecewaan. Tak hanya kekecewaan yang terobati,bahkan kebahagian menyelimuti, tak hanya aku, tetapi juga teman-temanku, orang tuaku, serta saudaraku. Sujud syukurku untuk semua nikmat yang telah Ia berikan, padaku, kedua orang tuaku dan keluargaku. Kemenangan itu pasti ada dan akan selalu ada.

Comments

Popular posts from this blog

Wirid Sesudah Sholat

Assalamualaikum, Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang beberapa dzikir sesudah sholat yang saya amalkan beserta beberapa penjelasan pun sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Basmalah (33x) Dalam memulai setiap pekerjaan, hendaknya kita memulainya dengan membaca basmalah supaya pekerjaan tersebut dinilai sebagai ibadah. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata: “Tafsirnya adalah: Sesungguhnya seorang insan meminta tolong dengan perantara semua Nama Allah. Kami katakan: yang dimaksud adalah setiap nama yang Allah punya. Kami menyimpulkan hal itu dari ungkapan isim (nama) yang berbentuk mufrad (tunggal) dan mudhaf (disandarkan) maka bermakna umum. Seorang yang membaca basmalah bertawassul kepada Allah ta’ala dengan menyebutkan sifat rahmah. Karena sifat rahmah akan membantu insan untuk melakukan amalnya. Dan orang yang membaca basmalah ingin meminta tolong dengan perantara nama-nama Allah untuk memudahkan amal-amalnya.” ( Shifatush Shalah , ha

Aku, Keterpurukanku, dan Mereka yang Kutinggalkan

Pagi tadi saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke toko buku Gramedia bersama kedua orang tua saya dan satu orang gadis cantik yang selalu bisa membuat saya nyaman di dekatnya. Seperti biasa, saya mengecek total buku Carding for Beginner yang sudah terjual, ternyata di stok online masih sama dengan beberapa hari yang lalu walaupun di rak buku sudah ada buku yang terjual, updatenya kurang cepat. Apakah kali ini saya akan bercerita tentang buku yang saya tulis atau buku yang akan saya tulis? Tidak, sama sekali tidak. Kali ini saya ingin berbagi kisah nyata saya sebagai pengamal yang entah itu sukses atau tidak kepada kawan-kawan sekalian. Sebuah kesadaran tentang spiritualitas saya. Sebuah kesadaran setelah membaca buku agama yang membahas tujuh amalan pelejit kesuksesan. Kisah Nyata Sebagai Pengamal Cerita ini saya mulai ketika saya SMA. Sebuah tahap ketika saya benar-benar mencoba ini dan itu. Sebuah tahap saya dengan kuatnya melakukan sesuatu. Saya berkaca dari

Berbicara Tentang Nama

Tak banyak orang menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat setia menemani mereka. Sama setianya dengan dua malaikat yang katanya ada di kiri dan kanan kita. Mereka yang tak lelah mencatat ini itu yang mungkin akan menjadi jutaan buku bila diterbitkan. Dia yang sangat setia, tapi tak sepenuhnya disadari dan diresapi. Dia yang sangat mulia tapi dianggap biasa, nama. Sejatinya nama bukan hanya sebatas alat untuk mengidentifikasi seseorang. Bukan hanya sebagai alat untuk membedakan antarmanusia. Tidak sedangkal itu, bagi saya nama lebih dari itu melainkan sebuah pengharapan. Saya yakin bahwa setiap orang tua memberikan nama yang baik kepada anaknya dengan berbagai tujuan yang mana salah satunya adalah sebagai pengharapan. Berharap sang anak menjadi seperti nama yang diamanahkan. Nama juga amanah. Amanah yang harus kita perjuangkan, amanah yang melekat kepada kita sejak kita lahir. Hampir dua puluh satu tahun yang lalu orang tua saya memberikan amanah pada saya berupa nama, A