Skip to main content

Bang Sat bukan bangsat

Selamat pagi :D

Pasti buat pengunjung blog ini agak risih dengan alamat yang saya pakai. bangsatya.com, pastilah banyak yang berpikiran negatif ketika pertama kali mengakses blog saya, tetapi saya tekankan sekali lagi bahwa blog ini bukan blog orang bangsat dan bertujuan membuat orang menjadi bangsat.

bangsatya.com sendiri berasal dari dua kata, yaitu bang dan satya. Kata bang diambil dari kata abang yang berarti kakak / seseorang yang dihormati, sedangkan kata satya diambil dari nama tengah saya. Seperti kata orang, nama adalah doa dan blog ini saya beri nama bangsatya agar saya menjadi pribadi yang dihormati, bukan pribadi bangsat :))

Blog ini lahir pada tanggal 26 Mei 2012 dimana jutaan siswa SMA se-Indonesia sekarang sedang bersorak gembira karena berhasil lulus Ujian Nasional yang dilaksanakan bulan April kemarin. Puju syukur saya panjatkan karena seluruh siswa di sekolah saya tercinta, SMAN 2 Lumajang, lulus semua. Blog ini lahir dalam suasana gembira, semoga blog ini juga memberi kegembiraan tersendiri bagi penikmatnya.

Semoga blog ini dapat memuat tulisan yang bermutu dan bermanfaat bagi semua orang. Amin

Regards,
Bang Satya

Comments

  1. umur blognya masih baru, tapi isinya udah keren :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal mbak. Insyaallah saya selalu berusaha mengisi blog ini dengan sesuatu yang bermanfaat.

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Post a Comment

Tanggapilah, dengan begitu saya tahu apa yang ada dalam pikiranmu

Popular posts from this blog

Wirid Sesudah Sholat

Assalamualaikum, Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang beberapa dzikir sesudah sholat yang saya amalkan beserta beberapa penjelasan pun sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Basmalah (33x) Dalam memulai setiap pekerjaan, hendaknya kita memulainya dengan membaca basmalah supaya pekerjaan tersebut dinilai sebagai ibadah. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata: “Tafsirnya adalah: Sesungguhnya seorang insan meminta tolong dengan perantara semua Nama Allah. Kami katakan: yang dimaksud adalah setiap nama yang Allah punya. Kami menyimpulkan hal itu dari ungkapan isim (nama) yang berbentuk mufrad (tunggal) dan mudhaf (disandarkan) maka bermakna umum. Seorang yang membaca basmalah bertawassul kepada Allah ta’ala dengan menyebutkan sifat rahmah. Karena sifat rahmah akan membantu insan untuk melakukan amalnya. Dan orang yang membaca basmalah ingin meminta tolong dengan perantara nama-nama Allah untuk memudahkan amal-amalnya.” ( Shifatush Shalah , ha

Aku, Keterpurukanku, dan Mereka yang Kutinggalkan

Pagi tadi saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke toko buku Gramedia bersama kedua orang tua saya dan satu orang gadis cantik yang selalu bisa membuat saya nyaman di dekatnya. Seperti biasa, saya mengecek total buku Carding for Beginner yang sudah terjual, ternyata di stok online masih sama dengan beberapa hari yang lalu walaupun di rak buku sudah ada buku yang terjual, updatenya kurang cepat. Apakah kali ini saya akan bercerita tentang buku yang saya tulis atau buku yang akan saya tulis? Tidak, sama sekali tidak. Kali ini saya ingin berbagi kisah nyata saya sebagai pengamal yang entah itu sukses atau tidak kepada kawan-kawan sekalian. Sebuah kesadaran tentang spiritualitas saya. Sebuah kesadaran setelah membaca buku agama yang membahas tujuh amalan pelejit kesuksesan. Kisah Nyata Sebagai Pengamal Cerita ini saya mulai ketika saya SMA. Sebuah tahap ketika saya benar-benar mencoba ini dan itu. Sebuah tahap saya dengan kuatnya melakukan sesuatu. Saya berkaca dari

Berbicara Tentang Nama

Tak banyak orang menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat setia menemani mereka. Sama setianya dengan dua malaikat yang katanya ada di kiri dan kanan kita. Mereka yang tak lelah mencatat ini itu yang mungkin akan menjadi jutaan buku bila diterbitkan. Dia yang sangat setia, tapi tak sepenuhnya disadari dan diresapi. Dia yang sangat mulia tapi dianggap biasa, nama. Sejatinya nama bukan hanya sebatas alat untuk mengidentifikasi seseorang. Bukan hanya sebagai alat untuk membedakan antarmanusia. Tidak sedangkal itu, bagi saya nama lebih dari itu melainkan sebuah pengharapan. Saya yakin bahwa setiap orang tua memberikan nama yang baik kepada anaknya dengan berbagai tujuan yang mana salah satunya adalah sebagai pengharapan. Berharap sang anak menjadi seperti nama yang diamanahkan. Nama juga amanah. Amanah yang harus kita perjuangkan, amanah yang melekat kepada kita sejak kita lahir. Hampir dua puluh satu tahun yang lalu orang tua saya memberikan amanah pada saya berupa nama, A