Skip to main content

Memahami Rindu

Dan biarkan aku sendiri merindumu disini
Sementara mungkin engkau sedang mencari seseorang
Yang bisa mengisi hatimu
Dan mengisi hari-harimu

Apakah waktu yang bisa menenangkanmu
Ataukah perbedaan yang pasti memisahkan
Yang membuat kita berjarak
Tak jauh tapi tak bisa bersatu
Hanya bisa menyentuh dengan lembut dalam sesekali waktu

Bukankah langit yang kita pandangi sama
Biru ketika siang
Dan gelap ketika malam
Bukankah juga sama rasaku sebagian dari rasamu
Lantas dimana bedanya
Ku tak bisa menemukannya

Masihkah ingat engkau ketika pertama kali
Kita saling menjauhkan punggung kita masing-masing
Bukankah rindu yang terasa
Makin lama makin terasa
Makin lama makin ingin ku berjumpa
Bukankah sampai sini kita masih sama
Lantas apa bedanya

Coba liat bulan itu
Menyinar memberikan sinarnya
Aku juga melihat demikian
Lantas apa bedanya antara engkau dan aku
Ketika engkau bermain-main dengan leburan ombak
Tidakkah engkau merasa kakimu disentuh dengan lembut
Dan engkaupun ingin berlari menyusuri bibir pantai
Berlari dengan riang seperti tak ada beban
Akupun demikian, mengejarmu

Lantas bukankah kita sama
Dimana bedanya
Aku masih tak bisa menemukannya
Dan aku berharap tak pernah menemukannya
Karena ketika aku menemukannya
Saat itulah aku harus melepasmu
Dan aku tak mau
Karena hanya engkaulah langit
Yang selalu bias membuatku meraihmu
Walaupun hanya dalam mimpiku
Mimpi laut dikala purnama

Comments

Popular posts from this blog

Wirid Sesudah Sholat

Assalamualaikum, Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang beberapa dzikir sesudah sholat yang saya amalkan beserta beberapa penjelasan pun sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Basmalah (33x) Dalam memulai setiap pekerjaan, hendaknya kita memulainya dengan membaca basmalah supaya pekerjaan tersebut dinilai sebagai ibadah. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata: “Tafsirnya adalah: Sesungguhnya seorang insan meminta tolong dengan perantara semua Nama Allah. Kami katakan: yang dimaksud adalah setiap nama yang Allah punya. Kami menyimpulkan hal itu dari ungkapan isim (nama) yang berbentuk mufrad (tunggal) dan mudhaf (disandarkan) maka bermakna umum. Seorang yang membaca basmalah bertawassul kepada Allah ta’ala dengan menyebutkan sifat rahmah. Karena sifat rahmah akan membantu insan untuk melakukan amalnya. Dan orang yang membaca basmalah ingin meminta tolong dengan perantara nama-nama Allah untuk memudahkan amal-amalnya.” ( Shifatush Shalah , ha

Aku, Keterpurukanku, dan Mereka yang Kutinggalkan

Pagi tadi saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke toko buku Gramedia bersama kedua orang tua saya dan satu orang gadis cantik yang selalu bisa membuat saya nyaman di dekatnya. Seperti biasa, saya mengecek total buku Carding for Beginner yang sudah terjual, ternyata di stok online masih sama dengan beberapa hari yang lalu walaupun di rak buku sudah ada buku yang terjual, updatenya kurang cepat. Apakah kali ini saya akan bercerita tentang buku yang saya tulis atau buku yang akan saya tulis? Tidak, sama sekali tidak. Kali ini saya ingin berbagi kisah nyata saya sebagai pengamal yang entah itu sukses atau tidak kepada kawan-kawan sekalian. Sebuah kesadaran tentang spiritualitas saya. Sebuah kesadaran setelah membaca buku agama yang membahas tujuh amalan pelejit kesuksesan. Kisah Nyata Sebagai Pengamal Cerita ini saya mulai ketika saya SMA. Sebuah tahap ketika saya benar-benar mencoba ini dan itu. Sebuah tahap saya dengan kuatnya melakukan sesuatu. Saya berkaca dari

Berbicara Tentang Nama

Tak banyak orang menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat setia menemani mereka. Sama setianya dengan dua malaikat yang katanya ada di kiri dan kanan kita. Mereka yang tak lelah mencatat ini itu yang mungkin akan menjadi jutaan buku bila diterbitkan. Dia yang sangat setia, tapi tak sepenuhnya disadari dan diresapi. Dia yang sangat mulia tapi dianggap biasa, nama. Sejatinya nama bukan hanya sebatas alat untuk mengidentifikasi seseorang. Bukan hanya sebagai alat untuk membedakan antarmanusia. Tidak sedangkal itu, bagi saya nama lebih dari itu melainkan sebuah pengharapan. Saya yakin bahwa setiap orang tua memberikan nama yang baik kepada anaknya dengan berbagai tujuan yang mana salah satunya adalah sebagai pengharapan. Berharap sang anak menjadi seperti nama yang diamanahkan. Nama juga amanah. Amanah yang harus kita perjuangkan, amanah yang melekat kepada kita sejak kita lahir. Hampir dua puluh satu tahun yang lalu orang tua saya memberikan amanah pada saya berupa nama, A