Skip to main content

Menguak Misteri Padepokan Kelinci Putih Part I

Diambil dari puisicintazodiak.blogspot.com

Selamat malam,


Salam Bang Sat! Semakin lama saya semakin yakin bahwa setiap pengunjung blog ini bukanlah orang bangsat.

Bila mendengar kata padepokan, akan terbayang dalam benak kita suatu tempat dimana banyak orang berlatih bela diri. Namun, kali ini kok agak nyeleneh, ya? Padepokan Kelinci Putih, dari namanya saja sudah kurang sangar. Kita tau kelinci tidak bertaring dan cenderung lucu daripada seram. Namun jangan salah, padepokan kelinci putih ini cukup berbahaya lho, khususnya bagi kaum hawa. Cekidot.

Padepokan Kelinci Putih (PHP) bukan semabrang padepokan, hanya orang-orang yang quallified lah yang bisa menjadi murid disana. Pada umunya, murid disana memiliki paras yang menarik, kepercayaan diri yang tinggi, kemampuan dalam membaca situasi, dan mampu memanfaatkan setiap kesempatan. Nah loh, kok padepokan ada syarat berparas menarik? yaiyalah, namanya aja padepokan kelici putih atau padepokan playboy :)).

Ada banyak definisi tentang playboy itu sendiri, tapi tak ada yang tahu jelas mana yang benar. Dua diantara sekian banyak definisi, yaitu orang yang mempunyai kekasih lebih dari satu pada waktu yang bersamaan atau orang yang memberi harapan pada banyak wanita, tetapi hanya kepada satu wanita ia memberikan cinta. nah, apa pengunjung blog ini ada yang seperti itu? Mungkin dulu lulusan dari PKP :D

Ada banyak motif seorang lelaki menjadi playboy, antara lain:

  • Dia sadar bahwa dia memiliki paras yang menarik


Banyak orang yang memiliki paras menarik, tetapi mereka tidak menyadarinya. berbeda dengan si playboy ini. Dia sadar bahwa parasnya yang menarik adalah salah satu senjata ampuh dalam menggaet hati wanita. Sekali menoleh, hati wanita meleleh.

  • Kegagalan dalam menjalin hubungan


Cowok yang ganteng dan menarik tentu tidak menutup kemungkinan bahwa dirinya akan dipermainkan oleh pasangannya. Ini adalah motif yang umum dari seorang playboy. Akibat trauma dipermainkan oleh seorang wanita, ia lantas balas dendam kepada wanita lain secara membabi buta, ya membalas dengan mempermainkannya. Sungguh kasihan.

  • Suka tantangan


Playboy yang memiliki motif seperti ini sangat susah dikendalikan. Bagaimana tidak, ia mengencani banyak wanita karena tantangan dalam mendapatkan hati mereka. Bukankah suatu kesenangan sendiri mendapatkan sesuatu yang perlu perjuangan? Bukankah kesenangan tersendiri ketika kita mampu mendapatkan apa yang orang lain tak mampu dapatkan?

  • Ingin belajar managemen waktu


Motif yang satu ini memang agak nyeleneh, tetapi masuk akan. Seorang playboy dipaksa harus mampu memanajemen waktunya sebaik mungkin sehingga waktu dengan si A, si B, si C dans eterusnya tidak saling berbenturan. Semakin lihai dia memanajemen waktunya, semakin mulus pula kisah "penaklukan"nya.

  • Ia tak bisa mendapatkan seseorang yang benar-benar ia cintai


Yeh, menurut gw, ini dia motif yang paling romantis, haha. Ketika seorang lelaki mencintai seorang wanita, tetapi ternyata wanita tersebut tak bisa menjadi miliknya dan hanya sebatas mimpi saja, ia tetep aja sayang dan cinta sama dia, tetapi denganc aranya sendiri. Dia punya banyak kekasih dalam satu waktu, ya, keren memang. Mungkin ada yang berpikir, "pacarnya banyak kok dibilang tetep cinta sama wanita yang gak bisa didapetin?", eits, tunggu dulu. Coba aja amati setiap wanita yang jadi pasangannya dia. Pasti tiap-tiap mereka punya kemiripan dengan wanita pertama yang amat dia cintai yang hanya sebatas mimpi saja. Mungkin si A, punya mata yang sama dengan si wanita pujaannya. Mungkin si B punya senyum yang manis, semanis senyum gadis pujaannya. Mungkin si C punya rambut yang halus, seperti kepunyaan gadis pujaannya. Mungkin si D, punya sifat seperti gadis pujaannya yang mungkin walaupun seumur hidup dia berusaha, dia enggak bakalan tuh ngedapetin dia. karena itulah, gw bilang ini motif yang paling romantis. Dia punya banyak pasangan supaya dia bisa ngerasain ngemiliki gadis pujaannya itu. Bukan kelima gadis itu yang ia lihat ketika bertemu, tapi setiap kesamaan yang ada pada diri mereka dengan gadis pujaannya.

Nah, udah tau kan beberapa motif seseorang jadi anggota PKP :D, cuma ngingetin aja, yang gw sebutin diatas belum semuanya, mungkin (baca: kayaknya pasti) banyak lagi yang lainnya.Semoga di lain kesempatan pembahasan Padepokan Kelinci Putih dapat berlanjut.

Regards,

Bang Satya

Comments

Popular posts from this blog

Wirid Sesudah Sholat

Assalamualaikum, Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang beberapa dzikir sesudah sholat yang saya amalkan beserta beberapa penjelasan pun sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Basmalah (33x) Dalam memulai setiap pekerjaan, hendaknya kita memulainya dengan membaca basmalah supaya pekerjaan tersebut dinilai sebagai ibadah. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata: “Tafsirnya adalah: Sesungguhnya seorang insan meminta tolong dengan perantara semua Nama Allah. Kami katakan: yang dimaksud adalah setiap nama yang Allah punya. Kami menyimpulkan hal itu dari ungkapan isim (nama) yang berbentuk mufrad (tunggal) dan mudhaf (disandarkan) maka bermakna umum. Seorang yang membaca basmalah bertawassul kepada Allah ta’ala dengan menyebutkan sifat rahmah. Karena sifat rahmah akan membantu insan untuk melakukan amalnya. Dan orang yang membaca basmalah ingin meminta tolong dengan perantara nama-nama Allah untuk memudahkan amal-amalnya.” ( Shifatush Shalah , ha

Aku, Keterpurukanku, dan Mereka yang Kutinggalkan

Pagi tadi saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke toko buku Gramedia bersama kedua orang tua saya dan satu orang gadis cantik yang selalu bisa membuat saya nyaman di dekatnya. Seperti biasa, saya mengecek total buku Carding for Beginner yang sudah terjual, ternyata di stok online masih sama dengan beberapa hari yang lalu walaupun di rak buku sudah ada buku yang terjual, updatenya kurang cepat. Apakah kali ini saya akan bercerita tentang buku yang saya tulis atau buku yang akan saya tulis? Tidak, sama sekali tidak. Kali ini saya ingin berbagi kisah nyata saya sebagai pengamal yang entah itu sukses atau tidak kepada kawan-kawan sekalian. Sebuah kesadaran tentang spiritualitas saya. Sebuah kesadaran setelah membaca buku agama yang membahas tujuh amalan pelejit kesuksesan. Kisah Nyata Sebagai Pengamal Cerita ini saya mulai ketika saya SMA. Sebuah tahap ketika saya benar-benar mencoba ini dan itu. Sebuah tahap saya dengan kuatnya melakukan sesuatu. Saya berkaca dari

Berbicara Tentang Nama

Tak banyak orang menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat setia menemani mereka. Sama setianya dengan dua malaikat yang katanya ada di kiri dan kanan kita. Mereka yang tak lelah mencatat ini itu yang mungkin akan menjadi jutaan buku bila diterbitkan. Dia yang sangat setia, tapi tak sepenuhnya disadari dan diresapi. Dia yang sangat mulia tapi dianggap biasa, nama. Sejatinya nama bukan hanya sebatas alat untuk mengidentifikasi seseorang. Bukan hanya sebagai alat untuk membedakan antarmanusia. Tidak sedangkal itu, bagi saya nama lebih dari itu melainkan sebuah pengharapan. Saya yakin bahwa setiap orang tua memberikan nama yang baik kepada anaknya dengan berbagai tujuan yang mana salah satunya adalah sebagai pengharapan. Berharap sang anak menjadi seperti nama yang diamanahkan. Nama juga amanah. Amanah yang harus kita perjuangkan, amanah yang melekat kepada kita sejak kita lahir. Hampir dua puluh satu tahun yang lalu orang tua saya memberikan amanah pada saya berupa nama, A