Skip to main content

Karena Impian Selalu Memiliki Jalannya

Saya yakin, setiap impian memiliki jalannya masing-masing untuk terwujud. Hanya saja, tidak semua orang mampu menyusuri jalan itu hingga akhir perjalanan. Alhasil, impiannya tak terwujud. Segala Puji bagi Allah atas segala kemudahan yang telah Allah berikan pada kami.

2015
Sudah hampir beberapa waktu saya selalu menuliskan target-target yang hendak saya capai pada semester atau tahun itu. Ini adalah daftar target yang hendak saya capai versi 8 Maret 2015.


Kata orang, menuliskan impian akan mempermudah kita untuk mewujudkannya, minimal dengan menuliskannya maka kesempatan kita untuk mengingatnya akan semakin sering. Bagi saya, ini benar. Walaupun saya jarang pulang ke kosan, tempat saya menempel target-target saya, tapi tetap saja sekalinya saya datang tempelan ini terlihat dan kembali mengingatkan apa yang hendak dicapai. Sesederhana mereka mengingatkan saya bahwa ada sesuatu yang harus saya capai. Hal ini penting agar saya tidak salah melakukan sesuatu.

Tentu, tidak semua yang saya tuliskan menjadi kenyataan, tapi yang saya dapat adalah, semua yang saya tuliskan menjadi pelajaran bagi proses pendewasaan diri saya seperti tidak menjadi ketua himpunan. Karena sejatinya, ketika satu pintu tertutup, ribuan pintu lain akan terbuka.

Misteri Itu Indah
Dari beberapa impian yang saya tuliskan, sudah ada beberapa yang tercapai seperti income minimal 3juta per bulan. Siapa sangka? Awalnya saya pun tak menyangka. Sehari setelah pengumuman perhitungan suara pemilihan ketua himpunan, dapat tawaran untuk menjadi Research Assistant di salah satu perusahaan besar di Bandung. Apakah saya mencari? Iya, saya mencari pertolongan, dan Allah memberikan dengan cara yang tidak saya duga.

Lho, emang dapat gaji pas jadi RA? Iya dong, masak bekerja tanpa mendapatkan gaji. Ya walaupun tidak langsung menutup target saya, hehe. Apakah hanya itu? Tentu tidak. Sebagai seorang administrator jaringan di ITB, saya bertanggung jawab atas tiga program studi di dua fakultas yakni STEI dan FTSL. Alhamdulillah, honor di salah satu fakultas naik dan ketika dijumlahnya bisa mencapai angka satu juta. Demikianlah cerita pencapaian target income 3 juta per bulan. Indah bukan? Terima kasih kepada Allah dengan berbagai skenario yang indah. J

Sedang Berjuang

Selain target yang sudah terwujud, ada pula target yang sedang saya, kami, perjuangkan seperti mendapatkan IP 4 dan menikah J Ya, menikah J Mohon doanya supaya apa yang kami rencanakan diberikan kemudahan dan semoga kemudahan itu kembali kepada kalian. J

Salam,
Aryya Dwisatya W

Comments

Popular posts from this blog

Wirid Sesudah Sholat

Assalamualaikum, Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang beberapa dzikir sesudah sholat yang saya amalkan beserta beberapa penjelasan pun sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Basmalah (33x) Dalam memulai setiap pekerjaan, hendaknya kita memulainya dengan membaca basmalah supaya pekerjaan tersebut dinilai sebagai ibadah. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata: “Tafsirnya adalah: Sesungguhnya seorang insan meminta tolong dengan perantara semua Nama Allah. Kami katakan: yang dimaksud adalah setiap nama yang Allah punya. Kami menyimpulkan hal itu dari ungkapan isim (nama) yang berbentuk mufrad (tunggal) dan mudhaf (disandarkan) maka bermakna umum. Seorang yang membaca basmalah bertawassul kepada Allah ta’ala dengan menyebutkan sifat rahmah. Karena sifat rahmah akan membantu insan untuk melakukan amalnya. Dan orang yang membaca basmalah ingin meminta tolong dengan perantara nama-nama Allah untuk memudahkan amal-amalnya.” ( Shifatush Shalah , ha

Aku, Keterpurukanku, dan Mereka yang Kutinggalkan

Pagi tadi saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke toko buku Gramedia bersama kedua orang tua saya dan satu orang gadis cantik yang selalu bisa membuat saya nyaman di dekatnya. Seperti biasa, saya mengecek total buku Carding for Beginner yang sudah terjual, ternyata di stok online masih sama dengan beberapa hari yang lalu walaupun di rak buku sudah ada buku yang terjual, updatenya kurang cepat. Apakah kali ini saya akan bercerita tentang buku yang saya tulis atau buku yang akan saya tulis? Tidak, sama sekali tidak. Kali ini saya ingin berbagi kisah nyata saya sebagai pengamal yang entah itu sukses atau tidak kepada kawan-kawan sekalian. Sebuah kesadaran tentang spiritualitas saya. Sebuah kesadaran setelah membaca buku agama yang membahas tujuh amalan pelejit kesuksesan. Kisah Nyata Sebagai Pengamal Cerita ini saya mulai ketika saya SMA. Sebuah tahap ketika saya benar-benar mencoba ini dan itu. Sebuah tahap saya dengan kuatnya melakukan sesuatu. Saya berkaca dari

Berbicara Tentang Nama

Tak banyak orang menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat setia menemani mereka. Sama setianya dengan dua malaikat yang katanya ada di kiri dan kanan kita. Mereka yang tak lelah mencatat ini itu yang mungkin akan menjadi jutaan buku bila diterbitkan. Dia yang sangat setia, tapi tak sepenuhnya disadari dan diresapi. Dia yang sangat mulia tapi dianggap biasa, nama. Sejatinya nama bukan hanya sebatas alat untuk mengidentifikasi seseorang. Bukan hanya sebagai alat untuk membedakan antarmanusia. Tidak sedangkal itu, bagi saya nama lebih dari itu melainkan sebuah pengharapan. Saya yakin bahwa setiap orang tua memberikan nama yang baik kepada anaknya dengan berbagai tujuan yang mana salah satunya adalah sebagai pengharapan. Berharap sang anak menjadi seperti nama yang diamanahkan. Nama juga amanah. Amanah yang harus kita perjuangkan, amanah yang melekat kepada kita sejak kita lahir. Hampir dua puluh satu tahun yang lalu orang tua saya memberikan amanah pada saya berupa nama, A