Skip to main content

Terima Kasih untuk Semester V



“Tulisan ini saya dedikasikan untuk seluruh anggota kelompok yang pernah bekerja sama dengan saya tanpa terkecuali pada semester ini. Sebagai salah satu wujud rasa terima kasih atas bantuan yang telah kalian berikat. Semoga kesuksesan menjadi miliki kita.”
Kami Adalah

1.       Manajemen Proyek Perangkat Lunak
Berawal dari kelompok Dasar Rekayasa Perangkat Lunak pada semester 4, lima orang ini berkumpul untuk menerjang berbagai tugas mata kuliah ini. Wira (disebut pertama karena memang yang ini paling ambisius), Darwin, Melvin, Dede, Aryya adalah anggota dari tim ini. Mulai dari pembuatan business case, project charter, MOV, Scope Statement, WBS, List Activity, List of Priority Risk, dan beberapa hal lain, tim ini bekerja dan meberikan hasil yang nyata. Tugas sesuai dengan deadline. Terima kasih kepada Wira dengan ke ambisius-an-nya yang membuat anggotanya serasa dikejar. Terkadang perlu ada orang seperti Wira. Buat Dede, Darwin, dan Melvin, terima kasih karena bisa menjadi partner bekerja yang baik (baca: tidak se-ambisius Wira). haha. *bercanda doang Wir.

2.       Inteligensia Buatan
Awalnya benar-benar dengan mata kuliah ini, tapi makin ke akhir semester makin merasa bahwa mata kuliah ini adalah mata kuliah keren yang banyak manfaatnya. Kapan lagi bikin aplikasi News Aggregator yang bisa mengklasifikasikan berita dengan dasar pengetahuan J

Karena begitu banyak kelompok yang muncul selama tugas ini, berikut kawan-kawan yang telah membantu saya selama satu semester.

3.       Astronomi Lingkungan
Bila ada special thanks yang harus saya berikan pada rekan saya di mata kuliah ini maka special thanks itu akan saya berikan kepada Fauzan Hilmi Ramadhian. Jujur saja, kalau tidak ada Ojan, yang sekarang jadi timses saya di pemilihan ketua Himpunan Informatika, bisa jadi saya akan sebatangkara dalam mengerjakan tugas video Astronomi Lingkungan. Video yang bertemakan polusi cahaya dan harus mengedukasi penonton tentang polusi cahaya kami kerjakan (baca: mostly dikerjakan Ojan) dengan dua orang saja. Padahal, jumlah anggota kelompok yang dimungkinkan mencapai tujuh orang. Hal ini terjadi karena kawan sejurusan kami semua telah memiliki kelompok yang lengkap tujuh sehingga tinggal kami berdua yang belum memiliki kelompok. Merasa memiliki kesamaan nasib, akhirnya kami membentuk kelompok kami sendiri. Berikut adalah hasil kerja kami.

4.       Kewarganegaraan
“Awas, kalau tidak mengikuti presentasi, nanti pasti langsung dapat C.”, rumor yang beredar mengenai mata kuliah ini terlebih untuk kelas yang dibimbing oleh salah satu dosen.

Ada satu tugas besar selama satu semester yang dikerjakan secara berkelompok yakni tugas membuat makalah dan melakukan presentasi mengenai makalah tersebut. Terima kasih saja ucapkan kepada rekan-rekan saya yang telah sangat apik dalam membuat makalah dan presentasi yang menurut saya sangat keren.

Terima kasih saya ucapkan kepada Afik, Hendro, Ojan, Yoga, Prabhas, Ibnu, Dede, dan Kevin. Berkat kalian, pembuatan dan presentasi makalah yang berjudul “Peranan dan Posisi Pers dalam Mewujudkan Good Governance.” dapat tercapai.

5.       Jaringan komputer
Setiap mata kuliah dari Laboratorium Sistem Terdistribusi memang selalu sesuatu. Demikian pun mata kuliah jaringan Komputer. Pada mata kuliah ini terdapat dua tugas besar yang harus kami kerjakan dan sebenarnya dua-duanya seru.
A.      Simulasi Jaringan
Pada  tugas besar pertama, kami diberikan sebuah blok IP address yang dapat digunakan untuk membuat jaringan komputer antar laboratorium dengan jumlah komputer yang telah ditetapkan. Cukup seru memang tugas besar yang satu ini. berbekal Netkit dan tutorial dari Kak Setyo, alhamdulillah tugas ini dapat dikerjakan dengan baik. Dua orang yang menjadi partner saya dalam tugas ini adalah Melvin dan Linda.
Mungkin saya agak ngawur, tapi bila tahun depan sudah muncul routing simulation application untuk IPv6, sepertinya asisten JarKom tidak akan segan memberikan tugas serupa tapi untuk IPv6 :v
B.      LINE like Messaging Application
“Setiap orang memiliki keahliannya masing-masing.”
Kutipan tersebut nampaknya berlaku pada saya karena pada tugas kali ini saya sangat kurang berkontribusi. Special thanks to Riky dan Dede yang telah sabar dalam membimbing saya selama mengerjakan tugas ini. 

6.       Web Based Development
“Tiga buah tugas besar, tiga orang anggota kelompok, dan nomor urut tiga dalam pemilu ketua himpunan.”
Saya ucapkan terima kasih kepada Ojan dan Ilmi atas bantuan dan kesetiannya menjadi partner saya untuk mata kuliah ini. Dimulai pada tugas besar II yakni membuat Simple Blog menggunakan JSP akhirnya saya belajar banyak tentang Java. Terlebih di akhir perkuliahan muncul tugas besar III yakni membuat Simple Blog dengan mengimplementasikan Web Service dan mendeploynya di cloud. Saat itulah saya baru berkenalan dengan Heroku dan Firebase. Sungguh perkenalan yang menyenangkan.
Hilmi Ojan
7.       Manajemen Basis Data
Hanya ada satu tugas besar pada mata kuliah ini. Sekalinya muncul, harus ada studi lapangan untuk mendapatkan data. Terima kasih untuk kawan-kawan yang telah menyadarkan saya untuk tidak menggunakan 180 tabel pada suatu database. Terima kasih untuk kerja kerasnya. J

8.       Interaksi Manusia dan Komputer
Salah satu mata kuliah yang setiap minggu selalu ada tugas adalah IMK. Biasanya hari minggu sudah keluar tugas baru padahal tugas yang lama belum tuntas. Namun, berkat bantuan dari rekan-rekan yang strong, tugas-tugas tersebut dapat dikerjakan dengan baik. Jasa kalian tidak akan aku lupakan kawan.

Terima Kasih








Salam,
Aryya Dwisatya Widigdha

Comments

Popular posts from this blog

Wirid Sesudah Sholat

Assalamualaikum, Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang beberapa dzikir sesudah sholat yang saya amalkan beserta beberapa penjelasan pun sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Basmalah (33x) Dalam memulai setiap pekerjaan, hendaknya kita memulainya dengan membaca basmalah supaya pekerjaan tersebut dinilai sebagai ibadah. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata: “Tafsirnya adalah: Sesungguhnya seorang insan meminta tolong dengan perantara semua Nama Allah. Kami katakan: yang dimaksud adalah setiap nama yang Allah punya. Kami menyimpulkan hal itu dari ungkapan isim (nama) yang berbentuk mufrad (tunggal) dan mudhaf (disandarkan) maka bermakna umum. Seorang yang membaca basmalah bertawassul kepada Allah ta’ala dengan menyebutkan sifat rahmah. Karena sifat rahmah akan membantu insan untuk melakukan amalnya. Dan orang yang membaca basmalah ingin meminta tolong dengan perantara nama-nama Allah untuk memudahkan amal-amalnya.” ( Shifatush Shalah , ha

Aku, Keterpurukanku, dan Mereka yang Kutinggalkan

Pagi tadi saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke toko buku Gramedia bersama kedua orang tua saya dan satu orang gadis cantik yang selalu bisa membuat saya nyaman di dekatnya. Seperti biasa, saya mengecek total buku Carding for Beginner yang sudah terjual, ternyata di stok online masih sama dengan beberapa hari yang lalu walaupun di rak buku sudah ada buku yang terjual, updatenya kurang cepat. Apakah kali ini saya akan bercerita tentang buku yang saya tulis atau buku yang akan saya tulis? Tidak, sama sekali tidak. Kali ini saya ingin berbagi kisah nyata saya sebagai pengamal yang entah itu sukses atau tidak kepada kawan-kawan sekalian. Sebuah kesadaran tentang spiritualitas saya. Sebuah kesadaran setelah membaca buku agama yang membahas tujuh amalan pelejit kesuksesan. Kisah Nyata Sebagai Pengamal Cerita ini saya mulai ketika saya SMA. Sebuah tahap ketika saya benar-benar mencoba ini dan itu. Sebuah tahap saya dengan kuatnya melakukan sesuatu. Saya berkaca dari

Berbicara Tentang Nama

Tak banyak orang menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat setia menemani mereka. Sama setianya dengan dua malaikat yang katanya ada di kiri dan kanan kita. Mereka yang tak lelah mencatat ini itu yang mungkin akan menjadi jutaan buku bila diterbitkan. Dia yang sangat setia, tapi tak sepenuhnya disadari dan diresapi. Dia yang sangat mulia tapi dianggap biasa, nama. Sejatinya nama bukan hanya sebatas alat untuk mengidentifikasi seseorang. Bukan hanya sebagai alat untuk membedakan antarmanusia. Tidak sedangkal itu, bagi saya nama lebih dari itu melainkan sebuah pengharapan. Saya yakin bahwa setiap orang tua memberikan nama yang baik kepada anaknya dengan berbagai tujuan yang mana salah satunya adalah sebagai pengharapan. Berharap sang anak menjadi seperti nama yang diamanahkan. Nama juga amanah. Amanah yang harus kita perjuangkan, amanah yang melekat kepada kita sejak kita lahir. Hampir dua puluh satu tahun yang lalu orang tua saya memberikan amanah pada saya berupa nama, A