Kebahagiaan yang Sederhana




Wahid, Teo, Saya,Ahmad, Aji
beberapa panitia PLO 2013

buah jerih payah yang tak diduga

Ega-Tasya; Saya-Aflin-Yudha; Nadia-Egi
kawan-kawan yang mau berpayah-payah dan bersenang-senang bersama

Ketika terkadang seseorang menganggap bahagia terlalu kompleks untuk direalisasikan, justru kebahagiaan itu sendiri bisa tercipta dari hal sederhana.

Taukah engkau mengapa gambar-gambar tersebut yang saya pilih untuk mengisi tulisan saya kali ini? Tulisan pemecah keheningan dalam pertapaan-menulis saya. Sudah kah engkau dapat menebaknya? Saya memilih foto itu karena pada foto itulah aku tersenyum. Pasalnya, ini bukan untukku, tapi untuk orang lain. Sesederhana saya ingin membuat ibu saya tahu bahwa saya baik-baik saja di sini dan membuat beliau bahagia dengan senyuman yang saya buat. 

Bukankah bahagia orang tua adalah ketika melihat anaknya tersenyum? Terlebih tersenyum karenanya?

Bahagia itu sederhana, sesederhana senyum orang tua untuk anak dan anak untuk orang tua.

Comments

Popular posts from this blog

Hari pertama : Salam kenal dari BangSat

BangSatya Mini Give Away

Pengalaman Berangkat Haji Tanpa Antri dari Belanda (2025)