Skip to main content

Posts

Kematian

“Cerita ini kita mulai buat orang-orang yang lupa Bahwa mati kan datang suatu waktu Menyergap dirimu dikala kau lengah” Biarlah lagu yang berjudul “Cerita Buat yang Lupa” karya Abah Iwan menjadi pembuka tulisan saya kali ini. Tengah malam ini saya kembali menulis siratan pikiran yang terngiang-ngiang selama beberapa hari yang lalu. Mendobrak-dobrak tengkorak yang kian hari makin mengeras. Suatu ketika di basemen CC Barat aku bercerita tentang rasa rinduku pada kedua orang tuaku, bapak dan ibuku. Tak ku sangka ia membalas ceritaku dengan cerita lain tentang orang tuanya, ibunya. Malam itulah untuk pertama kalinya aku mengetahui bahwa ibunya telah tiada. “Gue kemarin ikut sholat jenazah di Salman. Gue nangis Ya”, cerita dia bertahap. “Gue tau kalau mati itu pasti. Gue bayangin kalau orang yang gue sholati itu orang tua gue. Kalau dulu ketika ibu gue meninggal, ayah gue yang jadi imam sholat. Kalau nanti ayah gue yang meninggal, gue yang jadi imam sholat, masak orang la

Kita Keluarga Kita Berjaya

Semagat! Hampir dua belas jam semenjak akhir pentandingan semifinal bulu tangkis tadi malam, tapi hal tersebut seperti baru saja terjadi. Rasanya seperti baru saja saya berdiri bersama kawan-kawan saya di tribun GOR PDAM mendukung tim bulu tangkis STEI2012. Rasanya baru saja saya bercucuran keringat karena bergerak dan berteriak untuk STEI2012. Rasanya baru saja…. Pertandingan pertama merupakan pertandingan tunggal putra. Tim kami diwakili oleh Ihsan Atmana dan tim lawan diwakili oleh seseorang yang saya tidak tau namanya, hehe. Pada pertandingan tersebut kami kalah, tapi bukan berarti kami menyerah. Pertandingan kedua merupakan pertandingan tunggal putri yang mana kami diwakilkan oleh Novita Hartono, nama pebulutangkis banget kalau kata salah satu teman saya (baca: Bang San) dan lagi-lagi tim lawan diwakili oleh orang yang tidak saya tahu namanya. J Di pertandingan kedua ini kami menang, menang cukup jauh, alhamdulillah. Skor kami pun sama, 1-1 untuk STEI2012 dan FTMD2012. B

Tanpa Teman, Kita Kesepian

Sekali lagi, Allah memberikan nikmat-Nya kepada kami. Sebuah nikmat yang amat berkesan dan benar-benar kami sadari, STEI2012 menjadi juara I TPB Cup Volly Putra 2013. Saya tak akan bercerita bagaimana keseluruhan jalannya pertandingan. Saya tak akan bercerita betapa ramainya supporter STEI2012 siang tadi. Saya tak akan bercerita apa saja yang kami teriakan tadi siang. Saya juga tak akan bercerita tentang panasnya terik matahari kala itu atau bahkan panasnya mendapat gesekan . Sekali lagi saya mendapatkan pelajaran berharga, dari seorang teman yang berjuang di lapangan sedangkan kami, supporter STEI2012, berjuang di samping lapangan. Ketika tim volly kami beraksi, tapi dia tidak ikut bertanding, para supporter berteriak, “ Mainkan Faza, mainkan Faza, main Faza, main Faza, mainkan Faza, mainkan Faza.” Alhasil, manager tim kami, Alvin ’Kwkwkw’ (dipanggil ‘kwkwkw’ karena dia gampang ketawa) memainkan Faza, penonton pun bersorak dan Faza hanya tertawa malu. Apakah supporter kami

Surat untuk Adik: Sukses UN Ya

Hai adik, bagaimana kabar kalian? Lama juga kita tak berjumpa karena jarak yang memisahkan. Lama juga kita tak saling bertegur sapa karena tak ada kesempatan yang menghampiri. Dengar-dengar kalian mau Ujian Nasional ya? Gimana persiapannya, udah matang? Masihkah takut dengan soal-soal ujian nasional yang bermacam-macam kode itu? Saya sadar benar bila kalian merasa takut dengan Ujian Nasional. Takut tidak bisa mengerjakan soal dengan benar, takut tidak dapat nilai 10, atau bahkan takut tidak lulus ujian nasional, saya bisa mengerti. Saya dulu juga takut kok dek, takut enggak lulus. Namanya juga manusia, takut itu wajar, banget, tapi yang terpenting adalah bagaimana kamu memandang ketakutan itu. Jangan sampai rasa takut itu memakanmu mengalahkan keberanian dan kepercayaan dirimu. Rasa takut berasal dari pikiran dan prasangkamu sendiri lho dek, berpikirlah positif dan sekedarnya saja, jangan terlalu jauh. Berusaha dengan maksimal untuk saat ini dan rencanakan untuk beberapa waktu

Melihat Kegiatan di Kampus Ganesha ITB, TPB Cup

Beberapa hari belakangan jadwal harian saya benar-benar kacau sehingga saya pun tak sempat untuk menulis, bercerita tentang kisah yang saya ketahui. Namun, kali ini saya akan sedikit bercerita tentang ITB (Institut Teknologi Bandung, mengajak rekan-rekan untuk melihat-lihat kegiatan di kampus Ganesha terutama bagi mahasiswa TPB . :D Nah, ada yang tau enggak nih kepanjangan dari TPB? Ya, ya, kamu yang angkat tangan itu :D Benar sekali, TPB merupakan singkatan dari Tahap Persiapan Bersama , yaitu suatu tahap pemantapan materi dasar sebelum mahasiswa masuk ke jurusan. Jadi, ketika rekan-rekan nanti masuk ITB, rekan-rekan tidak langsung masuk ke jurusan melainkan ke fakultas untuk disiapkan secara bersama-sama selama dua semester. Materi yang didapat oleh mahasiswa tiap fakultas atau sekolah pun berbeda-beda disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswanya ketika masuk di jurusan nanti semisal di STEI terdapat mata kuliah DRE (Dasar Rangkaian Elektrik) yang tidak didapat oleh mahasisw