Skip to main content

Writing Up Exploration Results

So, it has been almost 6 months since my graduation from Institut Teknologi Bandung. Since then, i have joined in some project which i think that they are rather big. In the process of finishing the project, i learned some cool software / tools to solve the problem in the project. Lets say WSO2 Api Manager, Squid, Talend Enterprise Service Bus, etc. Every tool has specific function to solve specific problem althought you can force it to solve many others problem, but i think that is not convenient. Lets start to discuss about them.
WSO2 API Manager
WSO2 API Manager logo (source: wso2.org)

Let's say that you conditions: you must build a new part of system, you must administ existing API, you must customize response that user receive based on it's attributes, etc. How can you do that? Build your own software to grab those conditions? I don't think so. In the project, known triple constraints which are time, cost, and scope. Let's say you can build software for that puspose. But how long do you need from designing, coding, testing, and maintaining. Let's say you have a very long time. But, how much money do you have to pay your worker? And in the end, the best solution i could made is by using existing tool.

WSO2 API Manager is API management which is combining governance and anylsis in the same time. It is has low learning curve for beginner and it is so user friendly because of it's user management. The most important thing why i choose this tool is, it is able to managing existing API, publishing them in the way i want, and differ response which are received by user by sending request on same endpoint.
I am almost 100% sure that every one you know what Squid is. Yes, Squid is open source proxy server software which is well documented, widely used, and customizeable. So, i have condition to build proxy server infrastructure in existing system. So, what can i do else choosing Squid as my solution? SInce it has so many feature such as logging, caching, authentication with so many data source as MySQL, PAM, file, LDAP, AD, etc.
  • Talend Enterprise Service Bus (link: talend.com)
This is the most interesting tool i've ever meet in past 6 monts. What do you expect from software which has title "enterprise service bus" rather than collection of components which are ready to use and easyly deployed. In the beginning, i was so confuse about talend how to configure it, how to use it, and how to deploy it. And, in the middle of trying i learn that it has GUI designer which is Talend Open Studio for ESB so you just need to chose the most suitable components, link them, define their schema, build the job, and deploy them in karaf. That's it.
GUI Designer

Using this tool, so far i can accomplished some task such as trimming response from endpoint before giving it to user, parse so excel file and store the data in DB, make ReST web service in a short time.

So, these are some tools that i learn in last 6 months. Still there are some other tools it won't be written here. Actually this post is only introduction before techinical write up about these tools. Keep watch my blog for my next write up.

Later,
Aryya

Comments

Popular posts from this blog

Wirid Sesudah Sholat

Assalamualaikum, Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang beberapa dzikir sesudah sholat yang saya amalkan beserta beberapa penjelasan pun sekaligus pengharapan yang ada di dalamnya. Basmalah (33x) Dalam memulai setiap pekerjaan, hendaknya kita memulainya dengan membaca basmalah supaya pekerjaan tersebut dinilai sebagai ibadah. Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata: “Tafsirnya adalah: Sesungguhnya seorang insan meminta tolong dengan perantara semua Nama Allah. Kami katakan: yang dimaksud adalah setiap nama yang Allah punya. Kami menyimpulkan hal itu dari ungkapan isim (nama) yang berbentuk mufrad (tunggal) dan mudhaf (disandarkan) maka bermakna umum. Seorang yang membaca basmalah bertawassul kepada Allah ta’ala dengan menyebutkan sifat rahmah. Karena sifat rahmah akan membantu insan untuk melakukan amalnya. Dan orang yang membaca basmalah ingin meminta tolong dengan perantara nama-nama Allah untuk memudahkan amal-amalnya.” ( Shifatush Shalah , ha

Sobat Upgrade Plus-Plus

 Pada bulan april lalu saya membuat tulisan tentang pilihan saya untuk menjadi sobat upgrade ketimbang harus membeli sepeda balap baru yang harganya mencapai paling tidak 6 juta rupiah. Bulan demi bulan, saya mencoba mengganti komponen sepeda Polygon fork rigid saya mulai dari bottom bracket, hub free hub, ruji, dan yang paling baru adalah pedal di hari minggu lalu. Sebenarnya, saya punya prinsip, upgrade semaksimal mungkin sampai tidak bisa diupgrade atau costnya tidak efektif lagi. Contohnya, fork rigid ini sudah susah untuk diganti ban jadi ban balap karena ukuran rangka sepedanya terlalu kecil dan akan perlu pemotongan manual, jadi cerita mengganti ban balap harus diurungkan. Selain itu, FD nya juga sudah patah dan mencari FD yang sejenis lumayan susah dan biasanya malah harus ganti semuanya yang mana berarti mesti merogoh kocek lebih dalam. Upgrade Plus-Plus Balik ke cerita saya april lalu, salah satu alasan saya tidak mau beli sepeda balap baru ya karena harganya sangat mahal bag

Belajarlah Wahai Anak Muda!

Dahulu kala hiduplah seorang lelaki tua bernama Doyanta yang hidup sebatang kara di sebuah gubuk reot di samping sungai. Tak ada yang bisa dibanggakan dari rumahnya, hanya sebuah gubuk dari bambu yang mungkin akan dengan mudah diterbangkan oleh angin pada zaman sekarang, betapa tidak, peti kemas saja yang begitu berat di Tanjung Priok bisa roboh tertiup oleh angin di zaman yang sudah edan ini. Rumah nya tak begitu besar malah dapat dibilang kecil, tak ada penerangan selain lilin kecil yang memberikan sedikit pencahayaan ketika malam hari selain rembulan yang terkadang pun pergi meninggalkan dirinya. Hidupnya sepi, sendiri, tak ada yang tau bagaimana masa lalu lelaki tua tersebut. Setiap hari ia selalu menyempatkan diri untuk merebahkan tubuhnya yang kurus kering itu di kursi yang tak jauh lebih gemuk dari butuhnya, mungkin sama ringannya. Matanya menerawang jauh menembus hutan, gunung, dan mungkin lautan. Beberapa waktu dia asyik hidup dalam dunianya sendiri, lalu lalang